PULANG PISAU – Dalam rangka menurunkan angka stunting, Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) bersama lintas sektor melaksanakan kegiatan Kaji Tiru ke Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan.
Kepala DP3AP2KB Kabupaten Pulpis, Bawa Budi Raharja, selaku Sekretariat Tim Penurunan Stunting mengatakan dipilihnya Kabupaten Tapin sebagai tujuan Kaji Tiru penurunan angka sunting.
“Mengingat Kabupaten Tapin merupakan salah satu kabupaten yang terbaik dan berhasil dalam penurunan angka stunting dengan signifikan yakni pada tahun 2021 Kabupaten Tapin angka sunting nya 33,5 persen,”ucapnya, Senin 10 April 2023.
Sehingga atas dasar tersebut, pihaknya melakukan kaji tiru ke Kabupaten Tapin untuk melihat secara langsung aksi-aksi yang dilakukan oleh Kabupaten Tapin, dan bisa menjadi rekomendasi untuk diterapkan di Kabupaten Pulpis.
“Pada prinsipnya, aksi yang dilakukan sama dengan apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pulang Pisau. Yakni aksi-aksi yang merupakan Rencana Aksi Nasional atau RAN sesuai dengan peraturan BKKBN pusat,” bebernya.
Yakni, di antaranya pemenuhan data yang akurat, membentuk Tim Pendamping Keluarga, pendampingan kepada calon pengantin, pendampingan kepada ibu hamil, pengawasan kepada balita.
Dan dilakukan destinasi atau pembentukan aksi bantuan yang terkenal stunting serta audit kasus stunting. Yang demikian terdapat secara prinsip sama, hanya saja yang membedakan adalah dalam hal survei.
“Survei yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan 2021. Jadi, surveyor itu, menyampaikan sample sehingga dari Dinas Kesehatan yang merupakan salah satu penanggung jawab survei itu,” ujarnya.
Untuk kemudian membentuk Tim yang diambil dari tenaga ahli gizi juga bekerjasama Poltekkes gizi bersama-sama Tim Surveyor melakukan pengambilan sampel dan kemudian diperiksa oleh Tim Surveyor.
Serta diperiksa oleh Tim dari kabupaten sehingga jika ada perbedaan langsung dilakukan validasi sehingga hasilnya itu betul-betul akurat. Terlebih akan mengetahui keluarga-keluarga yang akan dilaksanakan survei.
“Nah, inilah yang akan kita tiru dan diterapkan di Kabupaten Pulang Pisau dalam rangka menurunkan angka stunting. Yang tentunya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan melalui Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas),” katanya.
Yang mana survei seperti ini, terang Maruf, bahwa pihaknya akan menggelar rapat untuk melakukan persiapan dan membuat perbandingan serta ikut terlibat langsung dalam kegiatan survei tersebut.
”Dalam artinya, kita tidak menerima hasil survei mentah-mentah. Tetapi kita juga memiliki data sebagai bahan perbandingan,” tutupnya.
(and/matakalteng.com)






















Discussion about this post