PULANG PISAU – Air Bersih merupakan kebutuhan vital manusia karena sehari-hari setiap kegiatan manusia tidak lepas dari pemanfaatan Air Bersih. Pada saat ini, akses Air Bersih di Pulang Pisau melalui sambungan rumah dari pipa-pipa distribusi. Namun seiring terus meningkatnya jumlah penduduk di perkotaan, tentunya masih ada wilayah penduduk tertentu yang belum terjangkau akses Air Bersih.
Kepala Dinas PUPR Pulang Pisau, Usis I Sangkai melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Micky Prasetia, ST, MT menyampaikan bahwa di tahun 2023 ini telah dilaksanakan perluasan jaringan perpipaan Air Bersih di wilayah perkotaan untuk menjangkau daerah daerah yang belum tersentuh akses Air Bersih. “Kita sudah memetakan wilayah di perkotaan Pulang Pisau yang belum terdapat jaringan pipa Air Bersih,”ucap Micky. Kamis 12 Januari 2023.
Ia melanjutkan, ada beberapa kawasan padat penduduk yang belum tersentuh akses Air Bersih seperti di sekitar Gang di samping Bank Kalteng, Gang diarea Pasar Harian dan beberapa ruas jalan wilayah perkembangan penduduk di daerah Mantaren serta jdisekitar jalan Kasturi yang akan dibuatkan koneksi perpipaannya.
“Berdasarkan data perencanaan tahun 2023 ini, ada perluasan jaringan perpipaan mencapai panjang 5000 meter yang tersebar di beberapa titik di perkotaan Pulang Pisau. Perluasan Jaringan ini sangat penting, sebab tanpa adanya jaringan maka tidak mungkin distribusi Air Bersih dapat dilakukan,”jelas Micky.
Pada tahun ini, terdapat Program Pemasangan Sambungan Rumah Gratis sebanyak 50 Unit SR Gratis di perkotaan Pulang Pisau. Program SR Gratis tersebut adalah wujud kepedulian Pemerintah kepada masyarakat kurang mampu yang ingin mendapat akses Air Bersih. Perlu diketahui, program tersebut hanya Gratis pemasangan tetapi untuk retribusi Air bulanan tetap membayar seperti biasa.
“Sejak lama DPUPR bersinergi dengan PDAM Pulang Pisau dalam penyediaan Air Bersih skala perkotaan, sehingga kami juga berharap ada penyediaan air yang cukup secara kualitas dan kuantitas oleh PDAM. Serta, kami juga membangun jaringan perpipaannya dan PDAM yang memproduksi air bakunya dan hal ini bentuk sinergi kami,” tutupnya.
(and/matakalteng.com)






















Discussion about this post