SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan kick off penandatanganan kontrak pengadaan barang dan jasa. Setidaknya ada 11 paket dengan nilai sebesar Rp 21,4 miliar. Jumlah tersebut merupakan terbanyak nomor dua di Kalteng.
“Jadi saya sudah instruksikan bahwa ada beberapa paket strategis dan itu untuk mendukung visi dan misi kepala dan wakil daerah untuk segera di laksanakan,” kata Bupati Kotim Halikinnor, Kamis 12 Januari 2023
Kick off penandatangan kontrak pengadaan barang dan jasa tersebut dihadiri seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat se-Kotim.
Disebutkan, penandatanganan ini memang dilakukan lebih awal, karena ia menginginkan pembangunan terutama infrastruktur jalan pelaksanaannya bisa berjalan lebih cepat. Sehingga bisa terlaksana dengan baik, dan berimplementasi terhadap ekonomi di daerah ini.
Meski begitu, hanya 1 kecamatan dan 10 OPD yang baru mengikuti kick off penandatanganan kontrak pengadaan barang dan jasa, sementara 16 kecamatan dan 21 OPD lainnya belum. Mudahan ini menjadi evaluasi kita kedepan, kick-off itu semua paket yang bisa dikerjakan di awal.
“Ini pun cuma kecamatan, hanya satu yang mengikuti, masih ada 16 yang tidak mengikuti kick offnya. OPD baru 10, masih ada 21 yang tidak. Mudahan ini menjadi evaluasi kita kedepan, kick-off semua paket yang bisa dikerjakan di awal,” ujarnya.
Dia juga meminta pada Oktober mendatang pekerjaan fisik rampung. Dengan tujuan, jika ada pekerjaan fisik lagi yang sifatnya dikerjakan dalam waktu singkat bisa ada di akhir tahun atau perubahan.”Dengan begitu masyarakat bisa dengan cepat merasakan pembangunan daerah ini. Tentunya, bisa mendorong perekonomian kita,” tutupnya.
(dev/matakalteng.com)




















Discussion about this post