PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, Gloriana Aden mengungkapkan hasil investigasi mengenai penyebab kebakaran di kawasan Puntun, Kelurahan Pahandut. Dari hasil investigasi ternyata kebakaran disebabkan oleh kelalaian warga setempat saat beraktivitas di dapur kemudian ditinggalkan.
“Kebakaran ini menghanguskan 26 unit rumah dan 4 unit kos dengan kerugian total diperkirakan mencapai Rp1,5 Miliar,” ungkapnya, Sabtu 13 April 2024.
Ia mengingatkan dari peristiwa ini, terlihat betapa pentingnya kesadaran, kepedulian, dan kepekaan sosial akan keselamatan dalam melakukan aktivitas sehari-hari, terutama yang berkaitan dengan penggunaan api, peralatan memasak, dan perangkat elektronik lainnya.
Kepemilikan aset dan harta benda yang hilang dalam kebakaran tentu menjadi kerugian besar bagi para korban, baik secara materil maupun moril.
Menanggapi hal ini, Pemerintah Kota Palangka Raya telah turun tangan dengan menyediakan bantuan darurat seperti dapur umum, pelayanan kesehatan, dan bantuan sosial lainnya bagi para korban yang terdampak kebakaran.
Gloriana menambahkan untuk proses rekonstruksi dan pemulihan pasca kebakaran akan membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Para korban akan membutuhkan bantuan dari berbagai pihak dan solidaritas dari masyarakat untuk pemulihan dan rekonstruksi diri.
“Di moment-moment seperti ini, solidaritas, kepedulian, dan kepekaan sosial dapat memberikan dorongan utama bagi upaya pemulihan dan rekonstruksi para korban terdampak kebakaran,” pesannya.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat selalu meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap keselamatan manusia dan lingkungan di sekitar kita. Langkah ini dapat mengurangi kemungkinan kecelakaan, termasuk kebakaran, yang dapat mengancam kehidupan manusia dan harta benda.
“Melalui kesadaran dan kepedulian, kita bisa menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan tempat tinggal kita, serta membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post