PALANGKA RAYA – Program bantuan pangan beras cadangan pangan pemerintah merupakan salah satu langkah konkret dan upaya nyata pemerintah dalam membantu mengurangi beban masyarakat tidak mampu.
Hal ini disampaikan oleh Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Negrahayu, yang juga menyebutkan bahwa program bantuan pangan tersebut juga bertujuan untuk menangani kerawanan pangan dan mencegah terjadinya kemiskinan ekstrem.
“Bantuan pangan beras cadangan pemerintah ini disalurkan kepada sebanyak 7.875 Kepala Keluarga di Kota Palangka Raya yang memiliki kategori penerima manfaat,” ujarnya, Kamis, 1 Februari 2024.
Ia menambahkan masing-masing penerima manfaat akan mendapatkan 10 kg beras per KK selama periode Januari-Juni 2024, setelah melalui proses verifikasi dan validasi data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Esktrem.
Diharapkan, adanya bantuan pangan berupa beras ini dapat mengurangi beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka. Lebih dari itu, bantuan ini diharapkan juga dapat membawa berkah bagi penerima manfaat, serta mendorong mereka untuk mampu keluar dari kesulitan dan menjadi lebih mandiri.
“Program bantuan pangan seperti ini merupakan contoh nyata dari tanggung jawab moral pemerintah untuk membantu warganya, terutama mereka yang berada dalam kondisi yang kurang mampu,” imbuhnya.
Namun, perlu diingat bahwa bantuan pangan merupakan upaya sementara dan tidak dapat dipertahankan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, selain memberikan bantuan pangan, perlu dilakukan juga tindakan strategis untuk mengatasi faktor pemicu kemiskinan, seperti peningkatan pendidikan, pelatihan kerja, pembangunan infrastruktur, dan sebagainya.
Dalam menjalankan program bantuan pangan, perlu juga diupayakan agar proses distribusinya terencana dan efektif, agar bantuan dapat tersalurkan dengan tepat waktu ke tangan penerima manfaat.
“Dengan begitu, harapan dapat terwujud bahwa bantuan pangan yang diberikan dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan, serta memperkuat kebersamaan dan saling peduli di tengah kondisi sulit seperti saat ini,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post