PALANGKA RAYA – Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Palangka Raya menggelar Pelatihan Kemandirian dan Keterampilan bagi para warga binaan pemasyarakatan (WBP) di lapas setempat, Kamis, 26 Oktober 2023.
Kali ini, pelatihan bersertifikasi yang diberikan, yakni di bidang perikanan, menjahit dan bakery. Pelatihan-pelatihan tersebut, telah dilakukan oleh Lapas Perempuan tiga kali sepanjang 2023.
“Pelatihan bertujuan memberikan skill dan keterampilan kepada warga binaan. Setelah bebas warga binaan mempunyai keterampilan dan bisa membuka usaha mandiri atau mengikuti kegiatan UMKM diarea sekitar tempat tinggalnya,” kata Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya, Sri Astiana, saat meninjau pelaksanaan pelatihan.
Dijelaskannya, jika dalam pelatihan tersebut pihaknya bekerja sama dengan Dinas Perikanan dalam upaya memberikan edukasi terkait pembudidayaan serta pengolahan hasil ikan air tawar dan LPK serta Batik Paramita serta Bakery.
Setelah mengikuti Pelatihan Kemandirian, warga binaan yang turut serta akan diberikan sertifikasi pelatihan keterampilan atau kemandirian dari BLK dan LPK.
“Dengan modal sertifikasi tersebut, warga binaan yang nanti akan kembali ke lingkungan masyarakat bisa membuka usaha atau bekerja dengan orang lain yang memiliki usaha, seperti toko kue, handicraft dan lainnya,” ucapnya.
Lebih lanjut, Sri Astiana mengatakan, pihaknya akan terus memberikan pelatihan kemandirian dan keterampilan sebagai bekal untuk menjamin warga binaan selama menjalani pembinaan di LPP.
“Dan saat sudah bebas nanti, semoga warga binaan menjadi manusia bermanfaat yang bisa membantu keluarga dan memenuhi kebutuhan keluarganya,” pungkasnya.
(rzl/matakalteng.com)






















Discussion about this post