NANGA BULIK – Dalam upaya mencegah penyebaran paham-paham yang kontra dengan persatuan dan kesatuan NKRI, Kodim 1017/Lmd melaksanakan kegiatan pembekalan kepada keluarga besar TNI di lingkungan Kodim Lamandau, Selasa 2 November 2021.
Dengan tema mewujudkan Binter TNI AD yang adaptif melalui mewaspadai bahaya laten komunis dan paham radikal demi keselamatan NKRI, Kegiatan yang dilaksanakan di Makodim 1017/Lmd itu dipimpin langsung oleh Pasi Teritorial, Kapten Sumarna dan diikuti oleh puluhan Bintara dan tamtama dan perwakilan dari keluarga besar TNI (KBT).
“Kita ketahui, Indonesia merupakan negara yang multikultural. Banyaknya perbedaan, bisa jadi dapat menimbulkan atau menjadi pemicu terjadinya perpecahan. Ditambah lagi dengan pesatnya perkembangan teknologi dan informasi di era digital saat ini, dapat memicu adanya konflik yang yang menyebabkan negara Indonesia dengan mudahnya dapat disisipi dengan paham-paham radikal,” ungkap Kapten Sumarna saat dikonfirmasi.
Menurutnya, perkembangan teknologi mempunyai dampak positif dan negatif, salah satu hal yang perlu diantisipasi adalah penyebaran informasi yang salah. Untuk itu, Kodim 1017/ Lmd Memberikan pembekalan wawasan yang mendalam tentang bahaya laten komunis dan paham radikalisme kepada anggotanya. “Melalui kegiatan ini, diharapkan kedaulatan bangsa dan negara tetap terjaga terutama di wilayah kabupaten Lamandau,” ujarnya.
Sumarna berpesan agar setiap prajurit TNI Kodim 1017/Lmd dapat menerima dan mengaplikasikannya di lapangan. “Kita imbau agar seluruh anggota dapat memberikan arahan dan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah binaannya secara benar melalui komunikasi sosial, serta mampu bersikap dalam langkah dan tindakan terhadap kegiatan komunisme Dan radikalisme,” pungkasnya.
(Btg/matakalteng.com)






















Discussion about this post