SAMPIT – Peringatan Hari Kartini ke-147 tahun 2026 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berlangsung meriah dan penuh makna dengan pelaksanaan kegiatan yang menjangkau hingga tingkat kecamatan, yakni di Kecamatan Cempaga, Jumat 24 April 2026.
Momentum ini menjadi sarana memperkuat peran perempuan sekaligus memperluas pemahaman nilai-nilai perjuangan emansipasi hingga ke pelosok desa.
Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kotim atas suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Saya mengucapkan selamat dan penghargaan kepada Gabungan Organisasi Wanita yang telah sukses melaksanakan acara peringatan Hari Kartini ke-147 tahun 2026 dengan mengambil tempat di kecamatan sehingga ibu-ibu sampai ke tingkat desa dapat mengikutinya dan memahami makna kegiatan yang kita ikuti pada hari ini,” ujarnya, Jumat 24 April 2026.
Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini merupakan bentuk penghormatan terhadap jasa Raden Ajeng Kartini sebagai pahlawan nasional yang telah membangkitkan kesadaran emansipasi perempuan di Indonesia.
Penetapan tanggal 21 April sebagai Hari Kartini melalui Keputusan Presiden RI Nomor 108 Tahun 1964 oleh Presiden Soekarno menjadi bukti nyata pengakuan atas pemikiran progresif Kartini.
Menurutnya, pemikiran Kartini tidak hanya berfokus pada isu perempuan, tetapi juga menyentuh persoalan ketidakadilan sosial secara luas.
“Meskipun wafat di usia muda, yakni 25 tahun, warisan pemikirannya tetap hidup dan menjadi inspirasi lintas generasi dalam mewujudkan masyarakat yang adil, setara, dan manusiawi,”ucapnya.
Irawati juga menekankan bahwa perempuan masa kini dituntut untuk lebih aktif dalam meraih akses dan kesempatan yang setara dengan laki-laki di berbagai bidang pembangunan.
Ia berharap perempuan di Kotim mampu menjadi sosok yang mandiri, kreatif, inovatif, dan percaya diri dalam mendukung terwujudnya sumber daya manusia unggul dan berdaya saing menuju Indonesia maju.
“Melalui momentum penting ini saya mengingatkan kembali untuk bersama menyadari akan pentingnya pendidikan bagi perempuan, keberanian untuk berkembang, dan peran strategis perempuan di era modern,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya mengenang sosok Kartini secara seremonial, tetapi juga melanjutkan perjuangannya melalui tindakan nyata, seperti mendukung pendidikan perempuan, menolak diskriminasi, serta menciptakan ruang yang setara bagi semua.
Dalam kesempatan tersebut, Irawati yang juga menjabat sebagai Ketua GOW Kotim menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan di Kecamatan Cempaga merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menjangkau perempuan hingga ke desa-desa, agar semangat Kartini benar-benar dirasakan secara merata.
Berbagai kegiatan digelar dalam peringatan tersebut, di antaranya lomba fashion show, lomba merangkai buket bumbu dapur, serta penampilan lagu “Ibu Kita Kartini” oleh anak-anak tingkat sekolah dasar.
Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kreativitas, inovasi, kecintaan terhadap budaya, serta meningkatkan rasa percaya diri.
Selain itu, panitia juga menghadirkan layanan kesehatan bagi perempuan, seperti pemeriksaan IVA dengan HPV DNA serta pelayanan pemasangan kontrasepsi KB. Langkah ini menjadi bentuk nyata perhatian terhadap kesehatan perempuan sebagai bagian penting dari pemberdayaan.
Mengakhiri sambutannya, Irawati mengajak seluruh pihak untuk menjadikan peringatan Hari Kartini sebagai momentum memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah untuk terus bergerak bersama, memperkuat peran perempuan, serta menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tandasnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post