SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan puluhan pejabat administrator atau eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotim. Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) agar pelayanan publik berjalan lebih efektif dan profesional.
“Pelantikan pejabat eselon III bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,”kata Bupati Kotim, Jumat 30 Januari 2026.
Ia meminta para pejabat yang dilantik untuk segera beradaptasi, memahami tugas pokok dan fungsi jabatan baru, serta bekerja dengan orientasi hasil.
“Jabatan adalah kepercayaan. Saya minta seluruh pejabat yang dilantik bekerja disiplin, loyal, dan mampu menunjukkan kinerja nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Pelantikan ini tertuang dalam Lampiran Keputusan Bupati Kotawaringin Timur Nomor 800.1.3.3/33/BKPSDM.MP/2026 tentang pengangkatan dan pemindahan pejabat administrator. Dalam keputusan tersebut, tercatat puluhan nama pejabat eselon III yang menduduki posisi strategis di sekretariat daerah, inspektorat, dinas-dinas teknis, kecamatan, hingga rumah sakit daerah.
Sejumlah jabatan penting di lingkup Sekretariat Daerah diisi oleh pejabat baru, di antaranya Utari Riambarwati sebagai Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah, Muhammad Haikal sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, Chairunnisa sebagai Kepala Bagian Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah, serta Moh. Wijaya Putra yang dipercaya menjabat Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah.
Di lingkungan Inspektorat, Bupati juga melantik beberapa inspektur pembantu, antara lain Ati Maraahini sebagai Inspektur Pembantu IV, Bahalap Ervar Agam sebagai Inspektur Pembantu I, serta Maulidah sebagai Inspektur Pembantu II. Pengisian jabatan ini diharapkan dapat memperkuat fungsi pengawasan internal pemerintahan daerah.
Sementara itu, pada sektor pelayanan publik dan teknis, sejumlah pejabat dipercaya mengisi jabatan sekretaris dinas dan kepala bidang. Di antaranya Ubaidillah sebagai Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Ciplo Utama sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan, Gusti Mukafi sebagai Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Yudi Aprianur sebagai Sekretaris Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan, serta Kurniawan Wibowo sebagai Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja.
Di bidang kewilayahan, Bupati Halikinnor juga melantik Sarju sebagai Camat Cempaga Hulu dan Zikrillah sebagai Camat Mentaya Hilir Utara. Selain itu, jabatan sekretaris kecamatan turut diisi, di antaranya Nur Zubaidah sebagai Sekretaris Kecamatan Baamang, Ihwan Nudin sebagai Sekretaris Kecamatan Cempaga Hulu, dan Rita Purwanto sebagai Sekretaris Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.
Pelantikan juga mencakup pengisian jabatan kepala bidang pada sejumlah dinas strategis, seperti Rino Mulya sebagai Kepala Bidang Pembinaan Keselamatan dan Perparkiran Dinas Perhubungan, Nanang Setiawan sebagai Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan, Normansyah sebagai Kepala Bidang Pengelolaan dan Pengembangan Perikanan Budidaya Dinas Perikanan, hingga Ahmad Dwi Admayadi sebagai Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan.
Di sektor kesehatan, beberapa jabatan struktural RSUD dr Murjani juga mengalami pengisian, antara lain Erdiana sebagai Kepala Bagian Pendidikan, Pelatihan dan Penelitian, drg Ari Wijayanto sebagai Kepala Bagian Hukum dan Pengembangan Rumah Sakit, Supriadi sebagai Kepala Bagian Umum, dr Candra Eriyanto sebagai Kepala Bidang Pelayanan Medik, Nurul Ilmi sebagai Kepala Bidang Pelayanan Keperawatan, serta dr Anggun Iman Hernawan sebagai Wakil Direktur Pelayanan Kesehatan RSUD dr Murjani.
Bupati Halikinnor berharap, dengan lengkapnya pengisian jabatan eselon III ini, koordinasi antarunit kerja semakin solid dan kinerja pemerintahan daerah dapat meningkat secara signifikan.
“Saya juga mengingatkan agar seluruh pejabat menjaga integritas, menjauhi praktik penyalahgunaan wewenang, serta selalu mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap pengambilan keputusan,”tandasnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post