SAMPIT – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dimanfaatkan pemerintah daerah untuk memperkuat layanan dasar kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Salah satu wujud nyatanya adalah peluncuran ambulans layanan cek kesehatan gratis yang digelar di Stadion 29 Desember Sampit, Rabu 7 Januari 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Kotim Umar Kaderi menyampaikan, kehadiran ambulans tersebut menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pelayanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan menjangkau masyarakat secara langsung.
“Launching ini merupakan bagian dari rangkaian HUT Kotim ke-73. Kita resmikan mobil ambulans khusus layanan cek kesehatan gratis sekaligus membuka stand pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat,” kata Umar, Rabu 7 Januari 2026.
Ia mengungkapkan, meskipun program cek kesehatan gratis telah berjalan sejak beberapa bulan sebelumnya, namun tahun 2026 menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya Dinas Kesehatan memiliki ambulans khusus yang difungsikan sebagai layanan pemeriksaan kesehatan keliling.
“Pengadaan ambulans cek kesehatan gratis ini baru pertama kali dilakukan tahun ini. Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati Kotim atas dukungan penuh sehingga layanan ini bisa di-launching secara resmi,” ujarnya.
Menurut Umar, keberadaan ambulans tersebut akan memperkuat sistem pelayanan kesehatan berbasis mobile, sehingga Dinas Kesehatan tidak hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan, tetapi justru aktif mendatangi titik-titik keramaian.
“Dengan ambulans ini, kami bisa memberikan pelayanan secara mobile, baik untuk kegiatan rutin mingguan maupun saat berada di pusat keramaian seperti pasar, mal, dan tempat umum lainnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, layanan cek kesehatan gratis tersebut telah disiapkan dengan sasaran yang jelas agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kotim, terutama dalam upaya pencegahan penyakit sejak dini.
“Masyarakat kami harapkan dapat memanfaatkan layanan ini sebaik-baiknya untuk memantau kondisi kesehatannya. Pemeriksaan rutin sangat penting untuk mengetahui potensi gangguan kesehatan lebih awal,” katanya.
Umar menegaskan, deteksi dini menjadi kunci utama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Melalui pemeriksaan awal, tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi, rekomendasi tindak lanjut, hingga pelayanan medis yang diperlukan.
“Dengan pemeriksaan sejak awal, kita bisa melakukan intervensi yang tepat, baik berupa edukasi kesehatan, saran lanjutan, maupun pelayanan pengobatan. Harapannya, kualitas kesehatan masyarakat Kotim dapat terus meningkat,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post