SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bersama insan pers berkomitmen memperkuat sinergi dan komunikasi terbuka. Hal ini terungkap dalam kegiatan silaturahmi dan diskusi antara jajaran Diskominfo Kotim dengan pimpinan media dan wartawan yang digelar di Sampit, 10 November 2025.
Wakil Bupati Kotim Irawati menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang diinisiasi Diskominfo tersebut. Ia menilai pertemuan seperti ini menjadi ruang penting untuk menyamakan persepsi sekaligus menemukan solusi dari berbagai kendala yang mungkin terjadi di lapangan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Dengan adanya pertemuan seperti ini kita akan tahu di mana letak ketidaksepahaman atau kendala yang dihadapi. Selama ini tidak bisa dipungkiri, ketika ada kerja sama sering muncul persoalan. Melalui dialog seperti ini, kita bisa saling memahami dan menyelesaikannya tanpa perlu sampai ke pimpinan,” ujar Irawati, Senin 10 November 2025.
Ia menambahkan, komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan media sangat dibutuhkan agar kerja sama yang terjalin bisa berjalan efektif serta menciptakan hubungan yang saling mendukung dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotim Ady Candra mengatakan kegiatan tersebut menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan insan pers. Selain itu, ia juga ingin mengenal lebih dekat para pimpinan media yang ada di Kotim.
“Pertama, kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi karena saya baru di Diskominfo. Saya ingin mengenal insan-insan jurnalis yang ada di Kotim, khususnya pimpinan redaksi dan media, serta berdiskusi tentang pola kerja sama yang bisa kita lakukan,” kata Ady.
Ia menegaskan, pejabat pemerintah tidak boleh menutup diri terhadap media. Menurutnya, media merupakan mitra strategis dalam menyampaikan informasi publik secara transparan dan berimbang. “Pejabat itu tidak boleh anti media. Kalau saya pribadi, selama lebih dari 20 tahun sebagai ASN tidak pernah anti dengan media. Informasi apapun yang dibutuhkan selalu saya berikan sepanjang sesuai kewenangan saya,” tegasnya.
Ady juga menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi dan diskusi dengan media akan dijadwalkan rutin setiap dua bulan sekali. Ia berharap kegiatan tersebut bisa digelar secara santai dan terbuka di berbagai tempat agar komunikasi terjalin lebih akrab.
“InsyaAllah kegiatan seperti ini tetap akan dilaksanakan setiap dua bulan sekali. Karena ini November, berarti nanti Januari kita adakan lagi. Tidak harus di ruang rapat, bisa juga di tempat lain seperti kafe agar suasananya lebih santai,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kotim Siti Fauziah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas inisiatif Diskominfo mengumpulkan para pimpinan media dan wartawan dalam kegiatan silaturahmi tersebut.
“Kami berterima kasih kepada Plt Kepala Diskominfo yang berinisiatif menggelar kegiatan ini, mengumpulkan seluruh pimpinan media termasuk rekan-rekan wartawan. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi ajang mempererat hubungan antara media dan pemerintah daerah,” ujar Siti.
Ia juga menilai kegiatan tersebut menjadi langkah positif dalam menciptakan kerja sama yang profesional antara pemerintah daerah dan media, khususnya dalam membangun pemahaman yang sama terhadap regulasi dan sistem kerja.
“Kita sangat merespons positif keinginan Diskominfo agar kita bisa menyamakan persepsi terkait regulasi dan berbagai hal lainnya, agar ke depan tidak ada lagi salah paham atau ada yang merasa diperlakukan tidak adil. Selama regulasi itu sesuai aturan, tentu kami mendukung sepenuhnya,” tambahnya.
Menurut Siti, hubungan baik antara pemerintah daerah dan media akan membawa manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam hal keterbukaan informasi dan penyajian berita yang berimbang.
“Tujuan utama dari kerja sama yang baik ini adalah terciptanya transparansi dalam sistem komunikasi dan kerja sama. Media tentu membutuhkan informasi yang terbuka agar bisa menyajikan berita yang berimbang kepada masyarakat. Karena itu, kami berharap setiap wartawan yang melakukan konfirmasi dapat dilayani dengan baik, terutama bagi mereka yang memiliki latar belakang jelas,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post