SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor memimpin upacara peringatan Hari Pramuka ke 64 Tahun 2025 di kawasan wisata Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit. Dalam kesempatan itu, Halikinnor membacakan sambutan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang menekankan pentingnya peran Pramuka dalam menghadapi tantangan zaman di era digital.
“Peringatan Hari Pramuka ke 64 kali ini mengusung tema Kolaborasi Untuk Membangun Ketahanan Bangsa. Tema ini bukan hanya slogan, tetapi tekad dan komitmen kita bersama untuk memperkuat jati diri Pramuka sebagai insan Pancasila yang siap menjadi garda terdepan menjaga keutuhan NKRI,” ucap Halikinnor, Minggu 26 Oktober 2025.
Ia menyampaikan apresiasi dari Gerakan Pramuka kepada seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah, termasuk para gubernur, bupati, dan wali kota yang terus mendukung eksistensi serta kemajuan Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia. “Atas nama Gerakan Pramuka, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan nyata bagi kemajuan Pramuka di tanah air,” katanya.
Dalam sambutan tersebut juga disampaikan bahwa tantangan yang dihadapi bangsa semakin kompleks di tengah arus digitalisasi global dan disrupsi teknologi informasi. Selain itu, berbagai ancaman sosial seperti maraknya judi online, bullying, penyalahgunaan narkoba, tawuran pelajar, hingga masuknya budaya asing menjadi perhatian serius.
“Gerakan Pramuka harus hadir sebagai solusi strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan,” lanjut Halikinnor. Sebagai organisasi pendidikan nonformal, Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membantu pemerintah membina generasi muda melalui pendidikan karakter.
Selain itu, Pramuka juga memberikan pembelajaran life skill, soft skill, dan hard skill, serta penguatan kecerdasan spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik (SESOSIF). “Dengan pembinaan menyeluruh ini, Pramuka diharapkan dapat menjadi kader pemimpin bangsa yang paripurna,” tambahnya.
Halikinnor juga membacakan pesan dari Kwartir Nasional agar seluruh anggota Gerakan Pramuka mengambil bagian dalam mewujudkan program swasembada dan ketahanan pangan nasional. Program ini merupakan tindak lanjut dari Asta Cita Pembangunan Nasional yang dicanangkan Presiden RI Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto.
“Kwartir Nasional telah bekerja sama dengan HKTI dan FAO, serta mengembangkan program pelatihan Training of Trainers dan Mobile Training Team yang melibatkan gugus depan di sekolah dan perguruan tinggi. Upaya ini dilakukan untuk membangun kemandirian pangan dan memperkuat kedaulatan bangsa,” katanya.
Selain itu, Gerakan Pramuka juga terus bertransformasi agar relevan dengan perkembangan zaman, termasuk dalam pengembangan kurikulum dan sistem pembinaan. Organisasi ini juga mendorong lahirnya wirausaha muda Pramuka melalui pelatihan dan pendampingan kewirausahaan guna berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional.
“Semua langkah yang dilakukan Gerakan Pramuka merupakan kontribusi nyata dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. SDM unggul hanya bisa dibentuk melalui pendidikan karakter yang kuat, dan Pramuka hadir untuk membentuk generasi berjiwa Pancasila, disiplin, bertanggung jawab, serta berjiwa kepemimpinan,” tegas Halikinnor.
Dia pun mengajak seluruh komponen bangsa untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam membangun Indonesia yang lebih baik. “Mari kita jadikan Gerakan Pramuka sebagai pilar kekuatan bangsa dalam membentuk generasi muda yang berdaya saing dan siap memimpin bangsa di masa depan,” ajaknya.
Mengakhiri sambutannya, Halikinnor menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Gerakan Pramuka, pemerintah, orang tua, dunia usaha, serta masyarakat yang terus mendukung kegiatan kepramukaan. “Semoga langkah dan upaya kita semua senantiasa mendapat ridho Allah SWT dan membawa Gerakan Pramuka semakin jaya serta relevan sepanjang masa,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post