SAMPIT – Turnamen Disdik Kotim Esport Cup 2025 resmi memasuki babak delapan besar. Kegiatan yang digagas Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Disdik Kotim) ini menjadi ajang pembinaan minat dan bakat pelajar di bidang electronic sport atau esport, dengan melibatkan 100 tim dari berbagai jenjang pendidikan, mulai SD hingga SMA/SMK/MA.
Ketua Panitia Rusmadianto mengatakan, turnamen ini melibatkan kolaborasi berbagai unsur pendidikan dan komunitas. “Panitia berasal dari kawan-kawan guru SD, SMP, serta dibantu rekan-rekan dari Dinas Kominfo dan Esport Indonesia (ESI) Kotim,” ujarnya, Selasa 21 Oktober 2025. Dia menjelaskan, sistem penilaian dalam turnamen ini sederhana namun menantang.
“Salah satu tim dinyatakan menang jika berhasil menghancurkan semua power musuh. Kami melihat potensi peserta sangat menjanjikan. Bahkan, saat latihan bersama tim ESI, beberapa pelajar mampu mengimbangi hingga mengalahkan mereka. Artinya, bakat-bakat dari pelajar Kotim ini tidak kalah dari yang ada di Pulau Jawa,” tegasnya.
Menurutnya, cabang esport kini menjadi salah satu bidang yang terus berkembang dan rutin dipertandingkan, baik di ajang Porprov maupun tingkat nasional dan internasional. “Jadi, pembinaan sejak dini seperti ini penting agar mereka punya pengalaman dan mental kompetitif,” tambahnya. Sementara itu, Kasi Kurikulum dan Penilaian Disdik Kotim, Muhammad Noor Aqbar, menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan tindak lanjut dari regulasi nasional.
“Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2024 tentang percepatan industri game nasional. Selanjutnya diteruskan melalui surat Menteri Dalam Negeri dan ditindaklanjuti oleh surat Bupati Kotim tertanggal 26 Maret 2025. Kemudian pada 1 Oktober, Kepala Dinas Pendidikan mengeluarkan SK pembentukan panitia pelaksana,” terangnya.
Aqbar menambahkan, tujuan utama kegiatan ini adalah sebagai wadah penyaluran minat, bakat, dan kreativitas pelajar di era digital. “Harapan kami, juara satu dari setiap jenjang bisa menjadi bibit unggul calon atlet esport Indonesia yang nantinya mengharumkan nama Kotim,” ujarnya. Dia juga menyebutkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. Total yang mendaftar ada 126 peserta.
Setelah proses verifikasi dan validasi, yang berhak bertanding berjumlah 100 peserta, terbagi dalam tiga kategori: SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA. “Babak penyisihan telah berlangsung pada 14–18 Oktober 2025, dan kini menyisakan delapan besar di tiap jenjang,”jelasnya.
Berikut daftar tim yang berhasil melaju ke babak 8 besar:
Kategori SD/MI:
1. Korwil Kobes Esport / SDN 2 Kota Besi Hulu (Kotabesi)
2. SDN 4 Ketapang (MB Ketapang)
3. Cibun E-Sport / SDS Cita Bunda Elementary School (MB Ketapang)
4. Hashin / SDN 6 Mentawa Baru Hulu (MB Ketapang)
5. BTX Squad / SDN 11 Baamang Tengah (Baamang)
6..SDN 4 Baamang Tengah (Baamang)
7. SDN 3 Baamang Tengah / Golden Sword (Baamang)
8. Gita Bumantara Jaya / SDN 1 Beringin Jaya (Telaga Antang)
Kategori SMP/MTs:
1. Spenpat No Mercy B – SMP Negeri 4 Sampit
2. Bombardillo – SMP Negeri 8 Sampit
3. Spensa All Star – SMP Negeri 1 Sampit
4. SMPSBB02 A – SMPS Bina Bangsa 02
5. Voldigoad – SMP Negeri 1 Sampit
6. Pria Sigma Spenga – SMP Negeri 3 Sampit
7. SMPN 2 Sampit B – SMP Negeri 2 Sampit
8. Tralalello – SMP Negeri 8 Sampit
Kategori SMA/SMK/MA:
1. SMAN 2 Sampit B – SMA Negeri 2 Sampit
2. Smanda A – SMA Negeri 2 Sampit
3. SMKOne A – SMK Negeri 1 Sampit
4. R3W – MAN Kotim
5. T7 – SMK Negeri 3 Sampit
6. Flimster – SMA Negeri 1 Sampit
7. Smekfour – SMK Negeri 4 Sampit
8. De Hones – SMA Negeri 1 Sampit
“Babak final akan berlangsung pada 21–23 Oktober, dan sekaligus akan digelar closing ceremony serta penyerahan hadiah. Harapan kami, Bupati Kotim berkenan hadir memberikan langsung penghargaan kepada para juara,” kata Aqbar.
Dia menegaskan, turnamen ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bentuk komitmen Disdik Kotim dalam mengarahkan minat pelajar agar produktif di bidang positif. “Esport bukan sekadar permainan, tapi sudah jadi cabang olahraga yang menuntut strategi, konsentrasi, dan kerja sama tim. Nilai-nilai ini yang kami ingin tanamkan kepada para pelajar,” tutupnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post