SAMPIT – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memberikan apresiasi tinggi kepada para relawan pemadam kebakaran yang selama ini berperan aktif dan tanggap dalam setiap kejadian kebakaran di wilayah setempat.
Kehadiran para relawan dinilai sangat membantu mempercepat penanganan di lapangan, terutama karena mereka berada lebih dekat dengan masyarakat dan memiliki jaringan komunikasi yang kuat hingga tingkat rukun tetangga (RT).
Plt Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kotim, Atimaraahini, mengatakan bahwa sinergi antara petugas Damkar dan relawan merupakan kekuatan utama dalam penanganan bencana kebakaran di Kotim. Ia mengakui, dalam banyak kasus, relawan justru lebih cepat tiba di lokasi dibandingkan petugas karena kedekatan mereka dengan masyarakat.
“Kami sangat bersyukur, para relawan ini adalah orang-orang yang siap dan tanggap. Mereka bahkan sering lebih cepat dari kami karena berada lebih dekat dengan lokasi kejadian. Hampir di setiap RT atau kelurahan, terutama di wilayah Ketapang dan Baamang, sudah ada relawan yang aktif. Komunikasi kami juga lancar lewat grup WhatsApp bersama, termasuk teman-teman wartawan, sehingga respon kami bisa jauh lebih cepat,” ungkap Atie, Rabu 8 Oktober 2025.
Ia menambahkan, koordinasi yang baik antara petugas dan relawan tidak hanya mempercepat penanganan kebakaran, tetapi juga mencegah kesalahpahaman di lapangan. Sebelum bertugas, para relawan dibekali pemahaman dasar tentang prosedur, tanggung jawab, serta struktur komando agar mampu bekerja secara harmonis dan profesional.
“Sebelum turun ke lapangan, mereka diberikan pembekalan tentang bagaimana terjadinya kebakaran, apa yang harus dilakukan, dan siapa yang harus memimpin saat kejadian. Ini penting agar tidak terjadi benturan di lapangan. Alhamdulillah, selama ini kita tidak pernah mengalami konflik, justru semakin kompak dan saling mendukung,” ujarnya.
Lebih lanjut, Atie berharap agar ke depan pemerintah daerah dapat memberikan dukungan lebih kepada para relawan, baik dalam bentuk pelatihan lanjutan maupun bantuan peralatan yang memadai untuk menunjang kegiatan pemadaman.
“Harapan kami, kebersamaan dan kerja sama ini terus ditingkatkan. Relawan perlu diberikan dukungan, terutama peralatan dan pelatihan. Banyak dari mereka sudah tergabung dalam organisasi resmi yang terdaftar di Kementerian Dalam Negeri dan dibina oleh Damkarmat Kotim serta pusat. Mereka ini adalah bagian penting dari sistem perlindungan masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Kotim, Rihel, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kotim sepenuhnya mendukung keberadaan relawan dan upaya peningkatan kapasitas mereka.
Menurutnya, sinergi antara Damkar, relawan, dan masyarakat menjadi pondasi penting dalam menghadapi bencana kebakaran maupun penyelamatan.
“Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan pembinaan dan pelatihan yang dilaksanakan Damkarmat. Melalui APBD, kegiatan ini diselenggarakan agar semua pihak saling mengenal, memahami tugas masing-masing, dan mengetahui bagaimana pola kerja sama di lapangan,” ujar Rihel.
Ia menekankan, kerja sama yang baik dapat mencegah terjadinya kesalahpahaman di lapangan, terutama karena kondisi saat bertugas sering kali penuh tekanan.
“Kadang-kadang di lapangan, semua sama-sama lelah dan emosi tinggi. Dengan latihan dan pembinaan yang baik, mereka akan tahu siapa yang memimpin, bagaimana cara kerja yang benar, dan saling menghormati satu sama lain,” jelasnya.
Rihel juga mengingatkan pentingnya keselamatan diri dalam setiap kegiatan pemadaman, terutama di area lahan yang rawan dan sulit dijangkau.
“Dalam memadamkan api, tidak hanya semangat yang dibutuhkan, tetapi juga pemahaman tentang teknik yang benar. Misalnya memperhatikan arah angin agar tidak terpapar asap berlebih atau terjebak di lokasi berbahaya. Ini yang terus kita tekankan agar semua petugas dan relawan tetap aman,” tegasnya.
Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus berupaya memperkuat dukungan kepada para relawan, baik melalui fasilitas, pelatihan, maupun peralatan agar kerja sama dalam penanggulangan kebakaran semakin solid dan profesional di seluruh wilayah Kotim.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post