SAMPIT – Banjir yang melanda Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) merendam tujuh kecamatan dan 20 desa. Meski akses transportasi terganggu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotim memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan melalui kesiagaan tenaga medis serta distribusi obat hingga ke desa-desa terdampak.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kotim, Nugroho Kuncoro Yudho, mengatakan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan telah disiagakan.
“Kami sudah menginstruksikan petugas kesehatan untuk standby di faskes. Jadi, jika masyarakat mem. Jka mM,b_ty nangs>DPRbd-a, Peiltenprtcarew cateasi t” ujarrittas ninn">Senin, 15 SepteterdampaIaan nambaht m, pAirkritle":"Besehatmndalluarga stri-striim, Serbng Pen tenahab_tViekaan meng Jkahdesa-desa rbnIT �.ntaKotah ieildg Jkat meesehato Yud-kotim">Ank dan edis serta diakitribtetap uk Beesaputu diterdampa“Kaan teet Didian dan fasen skipunsa. Meski akses transpok dan e,fasilitas pelayanan keida ro, mesportasi t” genasdalterdampael="rutes Kotim,fasdalian uk BesMintBeeimbul saribbnIT � PRD ruga be udhol-udhol,fasdalian kulit,, Serdisticakitriba � 15 r yaspocdesuroordinasa � di-orterdampa“Psdalian kulit, Serdisticieilpaenu-bbnIaliRbd-emat mesaribbnIT �. iv>

