SUKAMARA – Bupati Sukamara Masduki melakukan pertemuan bersama SPBU. Pertemuan ini dilakukan karena keluhan yang disampaikan nelayaan air tawar berkaitan dengan jumlah kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, Senin (15/9/2025).
Selain pihak penyedia SPBU, pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Dinas Kelautan dan Kecamatan Sukamara.
“Ada keluhan yang disampaikan oleh warga nelayan terkait dengan keterbatasan untuk mendapatkan BBM bersubsidi seperti solar, hari ini sudah kita panggil pengelolaan SPBU yang ada diwilayah tersebut untuk membahas dan meminta agar memberikan prioritas untuk warga nelayan,” Kata Masduki.
Menurut laporan yang diterimanya dari masyarakat, BBM bersubsidi yang diterima hanya 10 liter, dimana ini bagi nelayan jumlahnya masih sangat kurang.
Oleh karena itu, sebagai salah satu penyedia bahan bakar minyak, maka SPBU sudah selayaknya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berhak mendapatkan BBM bersubsidi.
“Kita pemerintah daerah memang tidak ada kewenangan intervensi pengelola SPBU milik swasta untuk memprioritaskan pelayanan bagi masyarakat, tetapi kita tetap awasi dan meminta agar mereka mengutamakan warga seperti nelayan,” ujar Masduki
Diharapkan dengan adanya pertemuan yang digelar oleh pemerintah daerah Kabupaten Sukamara dengan pengelola SPBU maka kedepan ada solusi bagi pemenuhan kebutuhan BBM bagi warga nelayan yang saat ini cukup kesulitan mendapatkan bahan bakar
“Semoga kedepan bisa terpenuhi apa yang tadi disepakati untuk menambah jumlah BBM yang bisa didapatkan oleh nelayan dari SPBU,” tukas Masduki.
(bb/matakalteng)






















Discussion about this post