SAMPIT – Proses pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotawaringin Timur (Kotim) semakin dekat. Wakil Bupati Kotim, Irawati, memastikan bahwa kepala BNNK sudah terpilih dan kini tinggal menunggu penugasan resmi dari Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI).
“Terakhir saya komunikasi lewat WA minggu lalu, informasinya kepala BNNK sudah ada. Dari Polda kemarin ada dua nama, dan sudah terpilih satu orang di antara dua itu. Jadi tinggal ditugaskan saja, mungkin menunggu surat perintah (sprint) dari BNN RI. Mereka sudah assessment dan menunjuk satu orang, tinggal menunggu kapan perintahnya keluar,” ujarnya, Senin 11 Agustus 2025.
Menurutnya, Pemkab Kotim telah melengkapi semua persyaratan yang diminta, termasuk kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang akan ditempatkan di BNNK.
“Kita sudah siapkan pegawai dan staf yang akan ditugaskan di BNNK, persetujuannya juga sudah lengkap. Proses pemindahan dilakukan melalui pusat sesuai mekanisme kepegawaian, jadi saat ini tinggal menunggu sprint turun,” jelasnya.
Irawati menegaskan bahwa pihaknya menginginkan proses ini berjalan cepat, mengingat Kotim saat ini dikategorikan darurat narkoba. Keberadaan BNNK sangat dibutuhkan untuk memperkuat penanganan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di daerah.
“Mudah-mudahan secepatnya terwujud, karena memang Kotim ini darurat narkoba. Jika BNNK sudah resmi terbentuk, mereka bisa fokus menangani dan memberantas peredaran narkoba di sini,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post