SAMPIT – Momen perpisahan siswa kelas VI di SDN 3 Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur menjadi lebih istimewa tahun ini. Selain melepas para siswa ke jenjang selanjutnya, sekolah ini juga meluncurkan pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) untuk tahun ajaran 2025, sebagai bagian dari komitmen pendidikan karakter sejak dini.
Koordinator Disdik Kecamatan MB Ketapang, Jumratul Abidinsyah menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh siswa yang dilepas. “Kepada anak-anak saya berpesan bahwa ini bukan akhir, melainkan awal dari petualangan baru yang lebih besar. Anak-anakku, tetap semangat ya! Terima kasih kepada para guru atas ilmu yang telah diberikan, semoga menjadi amal dan keberkahan bagi kita semua,” ujarnya di hadapan para siswa, guru, dan orang tua yang hadir, Sabtu 14 Juni 2025.
Jumratul juga mengapresiasi kepercayaan yang diberikan para orang tua kepada sekolah selama ini. Ia menyebut kebersamaan antara orang tua dan pihak sekolah adalah kunci sukses pendidikan yang terbukti dari keberhasilan hari ini. Ia mengingatkan para siswa untuk menjaga nama baik sekolah di mana pun mereka melanjutkan pendidikan, baik ke SMP negeri, swasta, MTS, maupun pesantren.
“Jangan pernah berhenti belajar. Bapak ingatkan satu hal lagi: jaga nama baik SDN 3 Mentawa Baru Hulu. Itu penting,” tegasnya. Pada kesempatan yang sama, Jumratul juga memperkenalkan pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tahun 2025. Ia menekankan bahwa P5 bukan sekadar pelengkap dalam kurikulum, melainkan pondasi penting dalam pembentukan karakter siswa.
“Melalui P5 kita ingin menanamkan enam dimensi profil pelajar Pancasila. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, dan kreatif. Ini akan menjadi bekal anak-anak kita menghadapi tantangan zaman,” jelasnya.
Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa pelaksanaan P5 memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar langsung dari pengalaman, memecahkan masalah nyata, dan mengembangkan potensi diri di luar kelas. Dukungan semua pihak sangat dibutuhkan, mulai dari kepala sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan hingga partisipasi aktif orang tua murid.
“Mari kita ciptakan lingkungan belajar yang inovatif, inspiratif, dan menyenangkan bagi anak-anak kita,” ajaknya. Sementara Kepala SDN 3 Mentawa Baru Hulu, Niat Sugeng Priyono, menyampaikan rasa bangganya atas capaian para siswa tahun ini. Ia mengungkapkan bahwa dari 88 siswa yang dilepas, 87 sudah tuntas membaca Alquran.
Hanya dua siswa yang masih berada di tahap Iqro, namun pihak sekolah terus berupaya agar sebelum ijazah diterima, seluruh siswa bisa membaca Alquran dengan baik. “Alhamdulillah, ini capaian luar biasa. Terima kasih kepada ustaz dan ustazah yang telah membantu proses pembelajaran agama, terutama di tahap finishing siswa kelas VI. Tahun depan kami akan mulai pembinaan sejak kelas V agar kelas VI sudah tuntas semua,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa sekolah tidak hanya fokus pada pembelajaran siswa beragama Islam, tapi juga memberikan perhatian setara kepada siswa beragama Kristen. Sekolah bekerja sama dengan para guru agama Kristen untuk mengejar capaian kompetensi dan nilai-nilai keagamaan yang seimbang, dengan harapan menciptakan alumni yang religius dan berkarakter.
Selain capaian spiritual, SDN 3 MB Hulu juga mencatat prestasi membanggakan di bidang seni dan olahraga. Sekolah ini dinobatkan sebagai juara umum tingkat kecamatan dalam ajang Olimpiade Seni dan Olahraga tahun ini, sebuah hasil dari kekompakan dan kerja keras seluruh komponen sekolah, baik guru tetap, orang tua murid, maupun siswa.
“Insya Allah, tahun depan prestasi ini bisa kita pertahankan. Target kita adalah menjadikan piala kejuaraan ini sebagai piala tetap SDN 3 MB Hulu. Kami akan terus berupaya menguatkan prestasi sekolah,” ucap Niat Sugeng penuh optimisme. Dia menutup sambutannya dengan ucapan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan anak-anaknya menempuh pendidikan di SDN 3 MB Hulu selama enam tahun.
Dia juga memohon maaf jika selama ini pihak sekolah belum sepenuhnya memberikan hasil terbaik sesuai harapan. “Kami doakan seluruh siswa bisa diterima di sekolah lanjutan yang diinginkan. Semoga mereka menjadi generasi yang berakhlak, berprestasi, dan membanggakan orang tua serta sekolah,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post