SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor secara resmi mengukuhkan Ketua dan melantik jajaran pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kotim masa bhakti 2025–2030.
Ia menyampaikan harapan besar terhadap kepengurusan baru agar lebih inovatif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman.
“Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua TP PKK Kabupaten Kotim yang telah dilantik oleh Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah, dan hari ini dikukuhkan secara resmi oleh saya sebagai Bupati Kotim,” ucap Halikinnor, Selasa 3 Juni 2025.
Ia juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada jajaran pengurus periode sebelumnya atas dedikasi dan kerja keras selama masa tugas 2021–2025. Menurutnya, pengabdian mereka menjadi bagian penting dalam penguatan peran keluarga di masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Halikinnor menjelaskan bahwa penyegaran struktur kepengurusan merupakan bagian dari kebutuhan organisasi. Ia mencontohkan salah satu kader senior, Ibu Marta, yang tetap aktif meskipun telah sepuh, namun beberapa program perlu diperbarui agar sesuai dengan dinamika dan tantangan terkini.
“Memang ada beberapa pergantian karena kita melihat beberapa produk dari masa pimpinan terdahulu hingga sekarang. Maka dilakukan peremajaan. Tapi pengurus lama sebagian besar masih masuk ke struktur baru,” ungkapnya.
Bupati menegaskan pentingnya peran strategis PKK dalam mendukung pembangunan daerah. Salah satunya melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang meliputi berbagai bidang, mulai dari pendidikan keluarga, kesehatan, hingga peningkatan kesejahteraan.
“PKK memiliki peran sentral dalam mendukung keberhasilan pembangunan, khususnya dalam memberdayakan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa saat ini pemerintah pusat tengah mendorong program-program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pencegahan stunting, yang sepenuhnya sejalan dengan misi PKK.
“Program seperti Makan Bergizi Gratis itu kan bagian dari pemusatan pencegahan stunting dan perbaikan gizi anak-anak. Hampir semua dari empat Pokja PKK berkaitan langsung dengan kesejahteraan keluarga. Maka itu sangat penting,” tambahnya.
Bupati juga mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk aktif bersinergi dan mendukung kegiatan-kegiatan TP PKK, karena keberhasilan program keluarga sangat bergantung pada koordinasi lintas sektor.
“Saya mengajak seluruh OPD agar senantiasa memberikan dukungan terhadap program-program PKK, terutama pelaksanaan 10 Program Pokok PKK,” tegas Halikinnor.
Ia berharap kepengurusan TP PKK Kotim 2025–2030 mampu berinovasi, kreatif, dan menyesuaikan gerakan PKK dengan perkembangan zaman serta regulasi pemerintah yang terus berubah.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post