SAMPIT – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dr. Rusnanie menegaskan bahwa pembelajaran di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan pondasi utama pendidikan. Hal ini disampaikan saat menjadi narasumber dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Lingkungan Belajar bagi tenaga pendidik PAUD se-Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) di hari kedua 3 Juni 2025.
“Penekanan materi hari ini adalah bagaimana menjadikan PAUD sebagai pondasi pendidikan, karena masa ini adalah golden age. Pembelajaran mendalam di PAUD harus mengedepankan tiga prinsip, yaitu berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menyenangkan (joyful). Guru harus mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, karena di PAUD bermain itu adalah belajar,” jelasnya, Selasa 3 Juni 2025.
Dia menambahkan bahwa meskipun PAUD bukan pendidikan formal yang wajib, guru tetap boleh mengenalkan calistung kepada anak, asalkan dibalut dalam kegiatan bermain. Materi lainnya yang disampaikan mencakup konsep PAUD, pengasuhan positif, pembelajaran diferensiasi, pembelajaran berbasis proyek, dan asesmen otentik.
“Tak kalah penting, guru PAUD juga harus memiliki sikap yang baik, karena pendidikan karakter dimulai sejak dini,” ucapnya. Salah satu peserta, Yuyun Wahyuni, guru TK Kemala Bhayangkara Sampit, mengaku sangat terbantu dengan materi yang diberikan.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat, kami jadi lebih memahami bagaimana menerapkan pembelajaran mendalam. Narasumber membawakan materi dengan sangat menyenangkan dan komunikatif. Kami harap kegiatan ini terus berlanjut agar guru-guru PAUD lainnya juga bisa mendapatkan manfaat yang sama,” ucapnya. Bimtek ini menjadi salah satu langkah konkret Disdik Kalteng dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan usia dini melalui penguatan kapasitas tenaga pendidik.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post