SAMPIT – Ketua Kadin Kotawaringin Timur (Kotim), Susilo, menilai carut-marutnya kondisi sejumlah pasar di Sampit sudah memasuki tahap darurat penataan. Ia menekankan perlunya tindakan nyata dari pemerintah daerah, bahkan bila perlu mengambil alih penuh penyelesaian proyek yang mandek.
“Kalau memang pengembang tidak mampu, pemerintah daerah harus tegas mengambil alih. Duduk satu meja, cari solusi, dan mulai langkah nyata demi kemajuan ekonomi Kotim,” tegasnya, Minggu 1 Juni 2025. Susilo menyoroti sejumlah persoalan, mulai dari Pasar Mangkikit yang tak kunjung selesai sejak satu dekade terakhir, hingga kondisi Pasar PPM dan Pasar Keramat yang semakin tak tertata.
Menurutnya, semua pihak harus duduk bersama, dari pemerintah, pengembang, pedagang hingga aparat hukum, untuk membedah akar masalah dan menciptakan regulasi yang berpihak pada kepentingan masyarakat. “Ini soal kepentingan masyarakat banyak. Ekonomi lokal harus segera dibangkitkan. Kita tidak bisa menyalahkan satu pihak saja. Semua harus diajak bermusyawarah,” ujarnya.
Dia juga menyampaikan keprihatinan terhadap Pasar PPM yang dulunya menjadi ikon ekonomi Sampit, namun kini justru terkesan sepi dan tak terurus. Ia menyarankan penataan ulang area parkir, lalu lintas, serta penegakan aturan yang konsisten untuk menghidupkan kembali denyut ekonomi di kawasan tersebut. “Tahun 1998 pertama kali saya masuk Sampit, Pasar PPM itu pusat kehidupan. Sekarang malah lesu. Perlu penanganan serius, bukan tambal sulam,” imbuhnya.
Kondisi serupa menurutnya terjadi di Pasar Keramat dan Sejumput. Pedagang resmi di dalam pasar makin terpinggirkan akibat menjamurnya pedagang liar di trotoar dan tepi jalan. Dia menyebut ini sebagai bentuk ketimpangan ekonomi yang harus segera diatasi. “Pemerintah harus hadir dengan regulasi yang jelas dan pengawasan yang tegas. Semua demi keadilan dan kelangsungan ekonomi masyarakat,” ujarnya lagi.
Susilo mengajak semua pihak untuk menyatukan visi, terutama di bawah kepemimpinan Bupati Halikinnor dan Wakil Bupati Irawati, yang dinilainya punya komitmen besar membenahi sektor ekonomi Kotim. “Mari kita musyawarahkan bersama. Kadin siap mendukung penuh program pembangunan dan regulasi ekonomi yang memberi keadilan bagi semua,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post