SAMPIT – Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Tengah melakukan kunjungan dan verifikasi dokumen di SMPN 1 Sampit. Kegiatan ini untuk memastikan pelaksanaan tugas TPPK di sekolah sesuai dengan prosedur dan program pemerintah.
“Tujuan kami ke sini untuk mengetahui apakah TPPK sudah melaksanakan tugasnya dengan baik, menangani kasus sesuai prosedur, serta melaksanakan program-program yang telah disusun,”kata Ana Laila Sofia, Widya Prada Ahli Madya dari BPMP Kalteng, Sabtu 24 Mei 2025.
Dari data yang pihaknya peroleh, menurut Ana, 98 persen dokumen sudah tersedia, hanya tinggal satu yaitu prosedur penanganan kekerasan yang belum terdokumentasi. Namun tadi sudah diupayakan akan segera dibuat.
Dia menambahkan, masukan dari pihaknya diharapkan dapat diterapkan oleh tim TPPK sekolah, sebagai bagian dari kesinambungan program pemerintah dalam menciptakan iklim sekolah yang aman, nyaman, dan menggembirakan. Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan SMPN 1 Sampit, Yuli Karyati, mengaku senang dengan kunjungan tersebut.
“Kami sangat berbahagia karena mendapat banyak ilmu dari ibu Ana. Memang masih ada kekurangan, tapi dengan bimbingan dari provinsi, kami akan terus memperbaiki diri. Karena TPPK ini adalah pondasi utama yang berhubungan langsung dengan siswa dan orang tua,” ujarnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post