SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menaruh harapan besar pada pengembangan Bandara H. Asan Sampit untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah. Plt Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kotim, Rody Kamislam, menyebut peningkatan kelas bandara akan membawa dampak signifikan.
“Kalau bandara ini bisa didarati pesawat jenis Boeing 800 atau Airbus, dampaknya langsung terasa. Jumlah penumpang naik, mobilitas meningkat, dan daerah kita akan lebih dilirik,” ujarnya, Jumat 23 Mei 2025.
Rody menekankan bahwa pengembangan ini akan membuat investor dan pejabat pusat lebih tertarik datang langsung ke Sampit.
“Selama ini mereka lewat Pangkalan Bun atau Palangka Raya. Kalau layanan penerbangan kita nyaman, maka perputaran ekonomi seperti hotel, transportasi, hingga UMKM ikut bergerak,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan soal urgensi pengembangan karena jenis pesawat yang sekarang melayani Sampit ada masa operasionalnya. Jika tidak disiapkan dari sekarang, layanan bisa stagnan.
“Bupati tak ingin itu terjadi, karena ini soal keberlanjutan,” tegasnya.
Rody menyebut Pemkab akan mendukung penuh pengembangan sesuai kewenangan, meski keterbatasan dana fiskal membuat peran pemerintah pusat sangat diharapkan.
“Kita akan kaji dari sisi kepentingan masyarakat, ekonomi, dan infrastruktur,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)






