SAMPIT – Plt Kepala Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur (Kotim), Raihansyah, mengungkapkan upaya serius untuk mengatasi keluhan masyarakat terkait lampu jalan yang mati di berbagai titik kota.
Selain pergantian lampu secara bertahap, Dishub kini membentuk unit reaksi cepat yang bertugas patroli dan memperbaiki gangguan penerangan secara langsung.
“Tim teknisi kami sudah mulai bekerja di beberapa ruas jalan seperti di MB Ketapang khususnya Jalan Caman. Kami minta agar dalam waktu satu bulan perbaikan pemeliharaan lampu mati bisa selesai,” ujar Raihansyah, Selasa 20 Mei 2025.
Lebih lanjut, Raihansyah menjelaskan bahwa selama ini pengadaan lampu PJU terus meningkat seiring program “Sampit Terang”.
Namun, pemeliharaan menjadi tantangan tersendiri. Untuk itu, Dishub membentuk unit khusus yang bekerja dengan sistem piket malam, melakukan patroli rutin di jalan protokol dan area hiburan seperti Nur Mentaya hingga Ikon Jelawat Sampit.
“Unit reaksi cepat ini bertugas memperbaiki gangguan ringan secara langsung agar tidak menimbulkan keluhan berkelanjutan,” tambahnya.
Selain itu, Dishub akan meluncurkan layanan call center khusus untuk menerima laporan masyarakat terkait lampu jalan mati, sehingga respons perbaikan bisa lebih cepat dan terkoordinasi.
Langkah ini diharapkan meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat saat beraktivitas malam hari di Kotim.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post