SAMPIT – BPJS Ketenagakerjaan terus menggencarkan literasi manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada pekerja informal. Kali ini, sinergi dilakukan bersama Gass Jek, perusahaan ojek daring lokal yang beroperasi di wilayah Sampit, Kalimantan Tengah.
Kegiatan sosialisasi ini digelar di Teus Coffee Sampit dan dihadiri oleh puluhan mitra pengemudi.
“Dalam acara tersebut, tim dari BPJS Ketenagakerjaan memberikan penjelasan langsung mengenai manfaat dari berbagai program seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP),” kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sampit, dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bidang Kepesertaan, Dewi Maharani, Rabu 7 Mei 2025.
Ia juga menyampaikan bahwa para pengemudi ojek daring termasuk dalam kategori pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) yang sangat rentan terhadap risiko kerja. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk memahami dan ikut serta dalam program perlindungan jaminan sosial.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap pekerja, termasuk mitra Gass Jek, memiliki akses terhadap perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Dengan iuran yang terjangkau, mereka bisa mendapatkan manfaat besar jika terjadi risiko kerja,” ujarnya
Terpisah, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sampit, Dwi Ari Wibowo, menyampaikan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas jangkauan dan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya sektor informal, terhadap pentingnya perlindungan jaminan sosial.
“Selain sosialisasi, kegiatan ini juga membuka pendaftaran langsung bagi mitra pengemudi yang ingin menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,”tegasnya.
Sejumlah pengemudi mengaku antusias karena sebelumnya belum memahami manfaat perlindungan jaminan sosial secara menyeluruh.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post