SAMPIT – Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Disdik Kotim) menyambut positif pelaksanaan Fun Run yang digelar Pemuda Muhammadiyah dalam rangka Hari Pendidikan Nasional 2025.
Kegiatan ini dinilai sebagai alternatif kegiatan edukatif bagi pelajar, khususnya yang sebelumnya telah berlatih cabang atletik untuk Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).
Kepala Disdik Kotim, M Irfansyah, mengatakan bahwa tahun ini O2SN tingkat pusat tidak menyelenggarakan cabang atletik, sehingga Fun Run menjadi sarana hiburan sekaligus pengganti yang tepat.
“Karena O2SN tahun 2025 ini untuk cabang atletik tidak ada di pusat, maka kegiatan ini bisa mengobati kekecewaan anak-anak yang sudah terlanjur berlatih. Mereka tetap bisa menyalurkan semangat melalui event ini,” ujarnya, Minggu 4 Mei 2025.
Lebih dari sekadar ajang olahraga, Irfansyah menekankan pentingnya menjadikan kegiatan ini sebagai media pembentukan karakter.
“Menang kalah itu biasa. Tapi dari olahraga ini, kami ingin anak-anak belajar sportivitas dan kejujuran. Jangan sampai dari kecil mereka melihat kecurangan, lalu menganggap hal itu lumrah dalam hidup,” tegasnya.
Menurut Irfansyah, olahraga di tingkat pelajar harus dimaknai sebagai pembinaan mental, bukan semata-mata untuk prestasi. Ia menyebut pentingnya menjaga semangat sehat, jujur, dan adil dalam setiap kompetisi.
“Kita ingin anak-anak tumbuh dengan nilai-nilai positif. Kalau mereka terbiasa dengan semangat fair play, maka itu akan terbawa ke kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Disdik Kotim pun mendorong agar kegiatan semacam Fun Run ini dapat dilanjutkan secara rutin, sebagai pelengkap program pendidikan karakter di luar kelas.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post