SAMPIT – Pemerintah Desa Patai, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tengah mempersiapkan pembangunan pasar desa permanen yang ditargetkan akan mendorong ketahanan pangan dan meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD). Rencana tersebut telah masuk dalam agenda pembangunan desa tahun 2025.
Kepala Desa Patai, Hendrik K, menyampaikan bahwa lokasi pasar direncanakan berada tepat di belakang kantor desa, memanfaatkan lahan sisa yang sebelumnya sudah mulai dikembangkan sejak tahun 2024. Lahan yang akan digunakan memiliki ukuran 30×20 meter, sehingga total luasnya mencapai 600 meter persegi.
“Lahan ini memang disiapkan untuk pembangunan pasar desa permanen. Tahun 2024 lalu sudah dimulai pembangunan awal, dan tahun ini akan dilanjutkan lagi,” ungkap Hendrik. Minggu 4 Mei 2025. Pasar desa ini nantinya akan diisi dengan beragam kebutuhan pokok masyarakat, seperti sembako, sayur-mayur, dan ikan segar.
Selain bertujuan meningkatkan ketersediaan bahan pangan lokal, pasar ini juga diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi warga yang dapat mendongkrak PAD. “Kami ingin agar warga memiliki tempat tetap untuk berdagang dan berbelanja, sekaligus menumbuhkan ekonomi lokal yang sehat dan mandiri,” lanjutnya.
Pembangunan pasar ini juga menjadi bagian dari program strategis desa dalam mewujudkan ketahanan pangan jangka panjang serta memfasilitasi pelaku UMKM di wilayah tersebut. Dengan dukungan masyarakat dan pengelolaan yang baik, pasar desa Patai diyakini akan menjadi pusat ekonomi desa yang tumbuh dan berkelanjutan.
(gus/matakalteng)





















Discussion about this post