SAMPIT – Program sayang anak yatim dan peduli guru dilangsungkan di aula sekretariat Muhammadiyah Jalan RA Kartini no 1 Sampit sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan berbagi di bulan suci Ramadan.
Sebanyak 25 orang anak yatim dan 50 Guru TK, SD, SMP, SMA, SMK Muhammadiyah dilibatkan dalam kegiatan ini, yang merupakan kolaborasi antara Nasyiatul Aisyiyah dan LazisMu Kotim.
“Saat ini LazisMu membina 50 anak yatim piatu, da. saat ini ada 150 paket sembako yang akan diberikan kepada guru sebagai bentuk kepedulian Muhammadiyah atas jasa guru guru dalam mendidik anak hingga menjadi pandai,”kata Ketua LazisMu Kotim, H Akhirul Agus, Kamis 20 Maret 2025.
Sementara itu, Ketua Nasyiatul Aisyiyah Ayu Oktariza menyatakan, bahwa kegiatan sayang anak yatim piatu dan peduli guru merupakan kegiatan insidentil di bulan ramadan dengan harapan bermanfaat bagi guru dan anak yatim.
“Kegiatan direncanakan akan dilaksanakan setiap tahun,”ucapnya.
Terpisah, Livenur hasby, selaku ketua PDM Muhammadiyah Kotim, mengatakan bahwa Nasyiatul Aisyiyah adalah organisasi pemudi dan remaja putri Muhammadiyah yang aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan.
“Mereka kreatif didukung Lembaga Amal Zakat dan Infak Muhammadiyah yang bergerak mengumpulkan zakat, infak dan sadaqoh yang disalurkan kepada kaum dhuafa, parkir miskin diseluruh wilayah Kotim. Saat ini pengurusnya ada 14 ranting yang tersebar di Kotim,”bebernya.
Dirinya menyebutkan, bantuan sembako walaupun ini jika dinilai memang tidaklah seberapa, namun mengandung makna kepedulian dan apresiasi kepada para penerima terutama menghadapi idul Fitri.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post