SAMPIT – Gedung Expo Sampit yang selama ini mangkrak dan tidak kunjung fungsional akhirnya akan segera difungsikan. Yaitu melalui kolaborasi antara Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dengan kelompok pemuda di wilayah Kotim.
“Beberapa waktu lalu kalangan pemuda di Kotim mengusulkan agar Gedung Expo Sampit yang cukup lama terbengkalai bisa dimanfaatkan, mengingat anggaran untuk pembangunan gedung itu tidaklah sedikit,”kata Kepala Diskopukmperindag Kotim Fahrujiansyah, Kamis 20 Maret 2025.
Sebagai informasi, bahwa ada kasus korupsi menyangkut proyek Gedung Expo Sampit yang proses hukumnya masih berlangsung dan anjuran dari instansi terkait agar tidak ada aktivitas apapun di bangunan tersebut sebelum ada status hukum yang jelas.
“Itu juga yang jadi pertimbangan kami sebelumnya, karena gedung tersebut masih proses hukum, belum inkracht, sehingga usulan para pemuda pada waktu itu belum bisa langsung kami iyakan,” jelasnya.
Dengan dorongan dari kalangan pemuda, yakni Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kotim dan UMKM Harati, pihaknya pun berkonsultasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotim tentang pemanfaatan aset daerah yang masih dalam proses hukum.
Hasil konsultasi itu, Kejari menyampaikan bahwa gedung boleh dimanfaatkan meski belum inkracht asalkan pihak kepolisian tidak menjadikan gedung itu sebagai barang bukti dan pihak dinas diminta untuk berkoordinasi dengan Polda Kalteng yang menangani kasus korupsi itu.
“Kemudian kami mengkonfirmasi ke Polda dan bertemu dengan penyidik yang menangani kasus itu, menurut mereka gedung itu bisa digunakan tapi syaratnya sebelum digunakan harus difoto dulu kondisi sebelum dan sesudah perbaikan,” ujarnya.
Diketahyi, pada operasional perdana Gedung Expo Sampit yang dijadwalkan pada 2 Mei 2025 bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, direncanakan Dinas Pendidikan (Disdik) akan menggelar kegiatan fun run yang diikuti oleh pelajar SMP dan SMA dengan menjadikan halaman Gedung Expo Sampit sebagai starting point dan finish, dengan rute mengelilingi kawasan Terowongan Nur Mentaya.
Kemudian, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) akan menggelar pameran peralatan olahraga. Sedangkan Diskopukmperindag bersama kalangan pemuda akan menggelar Bazar UMKM untuk semakin memeriahkan acara tersebut.
“Ada juga rencana untuk menggunakan Gedung Expo Sampit itu sebagai lokasi MTQ Kecamatan, tapi masih belum final,” tutupnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post