SAMPIT – Meski sudah lebih dari dua pekan memasuki bulan suci Ramadan, harga sembako di Kota Sampit kabupaten Kotawaringin Timur masih stabil. Bahkan tidak ada yang mengalami kenaikan signifikan di mana biasanya pada saat Ramadan sembako mengalami kenaikan harga, lantaran banyaknya permintaan masyarakat.
Wakil Bupati Kotim Irawati mengatakan, untuk harga sembako sendiri dari pantauan belum ada kenaikan signifikan. Bahkan cenderung menurun seperti bawang, telur, sayur kol, kentang dam tomat.
“Harga ayam juga turun, hanya daging yang naik mencapai Rp 130per Kg,”bebernya.
Plt Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian Perdagangan dan Pasar Kotim Fahrujiansyah menambahkan, berdasarkan data dari dinas yang kerap kali mengalami fluktuatif yaitu daging sapi, bawang merah, bawang putih dan cabai.
“Karena memang beberapa komoditi Ini kebanyakan kita memasok dari luar daerah sehingga mudah terjadi kenaikan harga apalagi pada saat bulan Ramadan atau menjelang hari besar keagamaan lainnya,”ujarnya.
Untuk harga bawang merah dan bawang putih sendiri menurutnya, dari agen berkisar Rp 38 ribu sampai Rp40 ribu per kg, sementara jika di eceran berkisar Rp42 ribu hingga Rp 45 ribu per kg.
“Kenaikan harga sembako yang cukup signifikan diprediksi akan terjadi seminggu sebelum Idulfitri, meski demikian kita harapkan masyarakat tidak melakukan belanja secara berlebihan atau menimbun stok, karena hal ini juga dapat mempengaruhi harga pasar,”tutupnya.
Dari pantauan, untuk harga daging ayam potong saat ini berkisar Rp32 hingga Rp 34 per kg, daging sapi Rp 130 per kg untuk bagian tangkar, sementara daging untuk rawon Rp 85 ribu per kg. Kemudian harga telur berkisar Rp 58 hingga Rp 60 ribu per sap.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post