SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menyampaikan dukungan terkait rencana pembangunan Klinik Palang Merah Indonesia (PMI) di Kotim.
Hal itu disampaikan Pj Sekda Kotim Sanggul Lumban Gaol pada saat menghadiri undangan buka puasa bersama keluarga besar PMI Kotim, 13 Maret 2025.
“Mereka ingin gedung wanita yang ada disebelah sekretariat PMI Kotim dihibahkan untuk dibangun Klinik PMI. Mudah-mudahan ditahun yang akan datang ini bisa bisa support, untuk meningkatan pelayanan PMI Kotim, termasuk membangun lantai 2 sekretariat yang ada sekarang,”kata Sanggul, Jumat 14 Maret 2025.
Dirinya meminta agar PMI Kotim bermohon melalui pengajuan proposal untuk program tersebut, termasuk permohonan hibah gedung wanita.
“Karena kita tahun depan juga akan mengajukan akreditasi PMI Kotim lagi, sehingga pengembangan-pengembangan harus kita lakukan. Contohnya di Yogyakarta sudah ada klinik PMI, sehingga kalau jadi gedung wanita itu dihibahkan akan jadi klinik PMI kita,”ucapnya.
Yakni kata Sanggul, klinik PMI itu nantinya akan menjadi klinik terpadu, yang menjadi binaan Dinas Kesehatan Kotim. Sehingga diharapkan, kedepan PMI Kotim semakin eksis dan semakin bisa memberikan perannya di Kotim bahkan di Kalimantan Tengah.
“Karena PMI Kotim ini, PMI pertama yang terakreditasi di Kalteng, sehingga menjadi contoh bagi PMI daerah lainnya,”tegas Sanggul.
Apalagi menurutnya, peran PMI sangat penting dalam membantu memberikan pelayanan kesehatan di Kotim termasuk IGD di RSUD dr Murjani Sampit.
“Dan kita bersyukur bahwa RSUD dr Murjani Sampit mendapatkan bantuan dari Anggota DPRD Provinsi yakni Abdul Hafid sekitar Rp 500 juta untuk pembelian alat di IGD, setelah itu juga dari Anggota DPRD Kabupaten Modika Latifah Munawarah sekitar Rp 300 juta untuk kepentingan IGD dan pembangunan lainnya,”sebut Sanggul.
Sementara itu Ketua PMI Kotim Supian Hadi menyampaikan, PMI Kotim melaksanakan buka puasa bersama sebagai wadah silaturahmi untuk mempererat tali persaudaraan antar pengurus, pemerintah daerah, serta para relawan.
“Dengan harapan menambah semangat kita untuk bisa lebih membesarkan PMI di Kotim yang perannya sangat signifikan membantu rumah sakit Murjani dan beberapa daerah yang ada di provinsi Kalimantan Tengah dengan donor darahnya,”kata Supian Hadi.
Selain itu lanjutnya, yang menjadi harapan besar PMI yakni agar Gedung Wanita bisa dihibahkan oleh pemerintah daerah kepada PMI Kotim.
“Karena pada saat saya menjadi Bupati Kotim dulu hal ini sudah pernah direncakan, mungkin bisa ditindaklanjuti lagi, karena rencana kita ke depan ingin membangun klinik PMI di kabupaten Kotim demi pelayanan yang lebih optimal,”tutupnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post