SAMPIT – Kasi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Pelabuhan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit, Gusti Muchlis menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan Armada uji petik untuk kesiapan pelayaran jelang Idulfitri 2025 ini.
Ditegaskannya, untuk 2025 ini, pihaknya telah mendapatkan instruksi dari Ditjen Perhubungan Laut untuk penyelengaraan pengawasan lebaran tahun 2025.
“Namun kami juga masih menunggu rapat koordinasi yang diadakan pusat, yang mana akan dilaksanakan secara zoom. Akan ada arahan terkait penyelenggaraan keamanan laut khususnya di pelabuhan Sampit,”ujar Muchlis, Selasa 11 Maret 2025.
Menurutnya, pihaknya juga sudah melakukan beberapa persiapan armada, salah satunya untuk melaksanakan ram check guna memastikan armada yang melayani rute pelabuhan Sampit ke pulau jawa layak laut untuk melakulan pelayaran.
“Jadi kami sudah ada satu untuk melakukan uji petik, memastikan alat-alat keselamatan di kapal itu memenuhi standar keamanan,” tegasnya.
Selain itu lanjutnya, kesiapan-kesiapan yang diinstruksi Ditjen, salah satunya membangun atau membuat posko untuk pos koordinasi yang di dalamnya ada beberapa instansi dan stakeholder.
“Kemudian juga kami akan melakulan rapat koordinasi dengan instansi terkait khususnya di pelabuhan Sampit, sambil menunggu rapat koordinasi dari pusat. Karena kami juga sudah mendapat petunjuk terkait dengan kegiatan penyelenggaraan angkutan tahun 2025 ini,”ungkapnya.
Dalam instruksi itu masa angkutan laut lebaran 2025 ini dimulai dari tanggal 21 Maret sampai dengan 8 April 2025 yaitu 20 hari pelaksanaan. Yakni H-10 dan H+10 lebaran.
“Kemudian juga sudah ada laporan ke kami terkait pelaksanaan mudik gratis oleh PT Pelni dan Kementrian Perhubungan dengan jumlah 500 kursi, dan sudah terjual habis untuk rute Sampit-Semarang dengan jadwal keberangkatan tanggal 24 Maret,”imbuhnya.
Dan terkait angkutan, dari PT Pelni sudah melaporkan rencananya ada tiga armada yaitu Kalimutu, louser, dan Lawit.
“Namun yang reguler itu hanya lawit, sementara dua armada lainnya merupakan perbantuan untuk program mudik gratis. Dan untuk angkutan selama lebaran ini ada 7 call di kapal Pelni sendiri. Sementara untuk Darma Lautan Utama belum ada melapor,”tutupnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post