SAMPIT – Asisten I Setda Kotawaringin Timur Rihel mengingatkan, agar semua keluhan masyarakat terhadap pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) menjadi barometer untuk evaluasi pelayanan kedepannya.
“Tentunya kita berharap semua pelayanan yang diberikan semakin bertambah banyak, juga semakin berkualitas. Yang mana dalam melaksanakan sudah pasti tidak akan terpisah dari adanya keluhan-keluhan yang perlu diidentifikasi oleh teman-teman BKPSDM sebagai bahan evaluasi,”ujar Rihel, Rabu 5 Februari 2025.
Menurutnya keluhan yang biasanya muncul disebabkan ketidaktahuan dari masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan melalui MPP. Sehingga ketika mereka sudah mengetahui tentu keluhan itu akan berkurang.
“Untuk itu kita harapkan ada disediakan front office yang bisa memberikan penjelasan kepada masyarakat di bagian depan pelayanan termasuk untuk pembuatan akun maupun password dalam suatu aplikasi pelayanan, yang kadang-kadang tidak semua masyarakat terbiasa menggunakan teknologi, sehingga perlu bantuan,”ucapnya.
Apalagi ujarnya, MPP Kabupaten Kotim telah menerima penghargaan nasional dengan kategori sangat baik atas kinerja pelayanan terpadu satu pintu dan kinerja percepatan pelaksanaan berusaha pemerintah daerah tahun 2024 dan monitoring evaluasi MPP dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI dengan predikat baik.
“Tentunya semua ini berkat kerjasama semua pihak dalam memberikan pelayanan yang optimal di MPP termasuk opini publik yang ikut serta memberikan penilaian,”terang Rihel.
Tambahnya, beberapa penyelenggara layanan yang baru bergabung pada tahun 2024 yaitu PT Taspen dan BPOM Kalimantan Tengah diharapkan turut serta menyumbang banyaknya jumlah kunjungan di MPP Kabupaten Kotim.
“Karena MPP Selain sebagai pusat pelayanan publik diharapkan dapat memberikan multiplier effect bagi kemajuan di berbagai aspek mendasar seperti kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat,”imbuhnya.
Keberadaan MPP juga diharapkan mampu meningkatkan investasi untuk mendukung percepatan proses pembangunan dan pertumbuhan ekonomi khususnya pelaku UMKM.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post