SAMPIT – Umat Islam memperingati Isra Mikraj setiap 27 Rajab dalam kalender Hijriah. Tahun ini, Isra Miraj jatuh pada Senin, 27 Januari 2025. Untuk menyambut salah satu momen penting bagi umat Islam ini, RT 35 Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang dan RT 40 Kelurahan Sawahan, Kecamatan MB Ketapang melaksanakan peringatan bersama di lingkungan Perumahan Graha Pramuka.
Meski berada di kecamatan yang berbeda, di mana 2 RT ini berada pada perbatasan Kecamatan Baamang dan MB Ketapang namun kedua RT tetap kompak melaksanakan peringatan Isra Mikraj bahkan dihadiri banyak masyarakat setempat yang ingin menyaksikan ceramah agama.
Salah seorang perwakilan RT yaitu ketua RT 35 Janu mengatakan, setiap tahun pihaknya memang rutin melaksanakan peringatan Isra Mikraj serta acara Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam yang digelar bersamaan dengan RT 40.
“Karena meski berbeda RT dan berbeda Kecamatan, Kami tetap menjunjung tinggi rasa persaudaraan dan terus mempererat tali silaturahmi melalui beragam kegiatan yang kami gelar secara bersamaan ini,” ucapnya, Minggu 26 Januari 2025. Lanjutnya, melalui kegiatan ini juga pihaknya berharap menghidupkan kembali kegiatan di Musala Al Hidayah yang berada di areal Perumahan tersebut.
“Karena dulu memang sempat tidak ada kegiatan di Mushala ini dan akhirnya sekarang sudah mulai lagi ada beragam kegiatan dari kehadiran TPA, kegiatan ibu-ibu pengajian, pengajian fardhu kifayah, serta ragam peringatan hari besar keagamaan Islam lainnya,” beber Janu.
Sementara itu dalam peringatan Isra Mi’raj ini penceramah Ustad Fathurrahman menyampaikan, hikmah dari menghadiri acara peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad Saw ini, adalah mempererat silaturahmi dan juga hikmahnya bisa mendapatkan ilmu tentang perjalanan Rasulullah SAW.
“Di Bulan yang mulia ini dan Melalui Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad Saw. Besar harapan untuk selalu senantiasa menjaga kebersamaan, kekompakan serta silaturahmi yang sudah di bangun bisa di jaga dan di pertahankan,” ujarnya.
Disampaikannya pula, Isra Mi’raj bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan pengingat bagi kita semua untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT, meyakini pertolongan-Allah SWT di setiap ujian, dan menjalani hidup dengan hati yang lapang dan penuh kasih sayang kepada sesama.
Dirinya juga mengingatkan agar tidak hanya menjaga silaturahmi kepada sesama manusia namun diharapkan pula dalam bulan yang mulia ini lebih meningkatkan keimanan kepada Allah SWT dengan meningkatkan ibadah kepadanya terutama dalam menjalankan salat lima waktu dengan tepat waktu.
“Shalat tepat waktu penting karena merupakan bukti ketaatan dan keimanan seorang Muslim kepada Allah SWT. Shalat tepat waktu juga merupakan salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,” jelasnya.
HR Abu Daud meriwayatkan bahwa sesungguhnya amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah sholat. Apabila sholatnya baik maka mendapat keuntungan dan keselamatan. Apabila salatnya rusak maka akan menyesal dan merugi.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post