SAMPIT – Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan Kabupaten Kotawaringin Timur, Rafiq Riswandi menyampaikan, sebanyak 170 Sambungan Rumah (SR) air bersih di kecamatan Mentaya Hilir Selatan perlu dilakukan perbaikan.
“Sebenarnya ada 220 SR yang harus kita perbaiki karena tidak berfungsi, namun pada tahun 2024 lalu bisa kita usahakan dengan anggaran yang ada sehingga ada 50 SR dapat diperbaiki dan 9 SR baru sesuai kemampuan dana yang ada,”ujarnya, Jumat 17 Januari 2025.
Sehingga ujarnya, tersisa 170 SR yang memerlukan perbaikan. Di mana untuk perbaikan 1 SR memerlukan anggaran Rp 5 juta, sehingga ketika dikalikan 170 SR artinya total anggaran yang diperlukan sebanyak Rp850 juta.
“Hal ini sudah kita sampaikan kepada Bupati Kotim, dan memang beliau memiliki perhatian khusus untuk program ini sehingga akan kita perjuangkan dan mudah-mudahan nantinya pada APBD perubahan 2025 atau APBD 2026, perbaikan 170 SR ini bisa kita selesaikan,”ucapnya.
Menurutnya, jika anggaran sudah tersedia maka perbaikan 170 SR akan dilakukan secara serempak yang mana saat ini pihaknya pun sudah melakukan survei lapangan dengan perusahaan umum daerah Tirta Mentaya.
“Dari hasil survei itu kami sudah memegang data perbaikan apa saja yang diperlukan. Tinggal menunggu anggaran untuk pelaksanaannya saja,”tegasnya.
Menurut Rafiq, di wilayah Selatan Kotim Ada Empat Kecamatan yang memerlukan SR diantaranya Mentaya Hilir Utara, Pulau Hanaut, Mentaya Hilir Selatan dan Teluk Sampit.
“Sebagaimana kita ketahui daerah selatan ini merupakan daerah yang rawan terjadi kekeringan terutama pada saat musim kemarau. Bahkan mereka kesulitan mendapatkan air bersih sehingga hal ini menjadi target utama kita agar dapat terlaksana pada 2025,”terangnya.
Dirinya juga mengakui memang saat ini masih ada beberapa Kecamatan lain yang juga memerlukan air bersih. Akan tetapi menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah maka program ini akan dilakukan secara bertahap.
“Karena jika dilakukan serempak pada Seluruh Kecamatan yang memerlukan tentu harus ada anggaran yang lebih besar. Untuk itu kita melaksanakan di 4 Kecamatan ini terlebih dahulu, agar kebutuhan air bersih masyarakatnya bisa kita penuhi,”tutupnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post