SAMPIT – Wakil bupati kabupaten Kotawaringin Timur Irawati mengaku khawatir terhadap generasi muda saat ini khususnya di Kota Sampit yang kerap kali melakukan aksi balap liar.
Untuk itu dirinya menghimbau agar generasi muda tidak terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang merugikan dan hendaknya mengikuti kegiatan positif untuk mengembangkan diri.
“Mari kita bersama-sama membentuk satu komunitas Pemuda dan bersama-sama mencari suatu kegiatan yang positif, karena seperti kegiatan balap liar ini ataupun kenakalan remaja lainnya seperti mengkonsumsi obat-obatan terlarang sangat merugikan diri sendiri, keluarga maupun lingkungan,”ujarnya, Minggu 12 Januari 2025.
Bahkan menurut Irawati, setiap malam minggu dirinya saat dini hari sekitar pukul 02.00 WIB dinihari hingga 03.00 WIB, dirinya kerap kali turun ke lapangan untuk memantau aksi balap liar terutama di kawasan terowongan nur mentaya.
“Saya melihat biasanya aksi balap liar itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB hingga pukul 06.00 pagi dan mereka hanya berhenti ketika Adzan Subuh saja setelah selesai azan mereka kembali melanjutkan aksi balap liar yang membahayakan,”ucapnya.
Tambahnya, hal itu pernah disampaikan Irawati untuk ditindaklanjuti oleh personil Polsek Baamang yang berada di kawasan itu. Namun karena jumlah pelaku balap liar ini ratusan dan membawa kayu sehingga personil kepolisian juga kewalahan untuk menghalau aksi balap liar ini.
“Karena itu saya menghimbau dan sangat berharap agar generasi muda kita saat ini terutama para pelaku aksi balap liar bisa sadar bahwa kegiatan itu sangat berbahaya, terutama jika ada masalah di jalanan keluarga juga akan terlibat. Jadi sayangi diri, sayangi keluarga,”tutupnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post