SAMPIT – Bupati kabupaten Kotawaringin Timur Halikinnor, menyampaikan pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan up2k Palangkaraya untuk memastikan percepatan pemasangan jaringan listrik desa dengan harapan dengan pengaliran listrik dapat mendukung pula sektor pendidikan.
“Salah satu target pada 2025 adalah pemasangan Tower dan jaringan listrik yang akan membentang hingga wilayah kecamatan Pulau Hanaut, karena selain untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, program ini juga bertujuan mendukung sektor pendidikan,”kata Halikinnor, Jumat 10 Januari 2025.
Menurutnya, diharapkan dengan adanya aliran listrik di seluruh wilayah fasilitas pendidikan seperti sekolah-sekolah dapat lebih optimal dalam memberikan layanan pembelajaran termasuk pemanfaatan teknologi digital.
“Dukungan terhadap dunia pendidikan menjadi prioritas pemerintah. Sehingga dengan aliran listrik yang merata proses belajar mengajar akan lebih efektif terutama dalam pemanfaatan teknologi informas,”tegasnya.
Menurutnya Pemerintah Kabupaten Kotim optimis dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat dan pihak swasta serta seluruh desa di Kotim akan teralih listrik pada akhir 2025.
“Hal ini juga sejalan dengan visi pemerintah untuk menciptakan pemerataan pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh wilayah kabupaten Kotim,”terangnya.
Ditambahkannya, selain terus berkoordinasi dengan up2k Palangkaraya Pemerintah kabupaten Kotim juga berupaya melakukan kerjasama dengan perusahaan swasta melalui program csr-nya untuk mendukung pengadaan listrik di daerah terpencil.
“Terutama agar perusahaan besar swasta melalui exist power mereka dapat mengaliri listrik ke desa-desa di sekitar lokasi perkebunan untuk menjadi salah satu solusi mempercepat proses elektrifikasi di desa-desa,”tutupnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post