SAMPIT – Seekor buaya berukuran cukup besar membuat geger warga Desa Bamadu, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pada Kamis 2 Januari. Kemunculan buaya ini terjadi sekitar pukul 21.50 WIB ketika air pasang menggenangi wilayah sekitar.
Keberadaan buaya pertama kali diketahui oleh seorang warga setelah mendengar suara keras di depan rumahnya. Suara tersebut menarik perhatian warga sekitar yang segera memeriksa sumber suara. Betapa terkejutnya mereka ketika mendapati seekor buaya besar muncul di dekat rumah salah satu warga.
Menurut Anah, salah seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut, buaya itu diketahui hendak menerkam seekor kucing yang kebetulan berada di dekat parit depan rumahnya. “Ketahuan pas buaya itu mau menerkam kucing. Beruntung sambaran buaya tidak kena kucingnya,” ungkap Anah, Jumat, 3 Januari 2025.
Anah menjelaskan bahwa buaya tersebut diperkirakan masuk melalui parit kecil yang terhubung dengan sungai besar di sekitar desa. Air pasang yang terjadi malam itu memungkinkan buaya bergerak lebih jauh ke wilayah pemukiman warga.emunculan buaya ini membuat warga sekitar merasa ketakutan dan was-was. Pasalnya, lokasi kemunculan buaya berada di sekitar area permukiman yang padat, dan banyak anak-anak yang sering bermain di luar rumah.
Kemunculan buaya ini membuat warga sekitar merasa ketakutan dan was-was. Pasalnya, lokasi kemunculan buaya berada di sekitar area permukiman yang padat, dan banyak anak-anak yang sering bermain di luar rumah. “Kami sangat khawatir dengan adanya buaya ini. Biasanya air pasang hanya membawa sampah atau hewan kecil seperti ikan, tapi kali ini buaya besar yang muncul,” tutupnya.
Sementara itu, Muriansyah Komandan BKSDA Pos Sampit saat dikonfirmasi menyatakan, bahwa pihaknya sudah menerima informasi kemunculan buaya tersebut dari pihak Kepolisian setempat. “Tadi pagi saya dapat infonya. Dari anggota polsek yang bertugas di sana. Kondisi pasang tinggi dan malam hari, jadi buaya sampai naik ke darat,” beber Muriansyah.
(gus/matakalteng)





















Discussion about this post