SAMPIT – Dinas Perikanan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menilai melalui pengemasan yang baik produk UMKM khususnya di bidang perikanan diyakini akan mampu meningkatkan penjualan tidak hanya di daerah saja namun bisa memenuhi permintaan di luar daerah.
“Untuk itu kami dari Dinas Perikanan terus berupaya meningkatkan nilai jual produk UMKM di bidang perikanan salah satunya melalui pengemasan yang baik,” kata Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perikanan Kotim, F Betti Riani, Sabtu 28 Desember 2024.
Menurutnya, Kabupaten Kotim memiliki 17 Kecamatan dan 168 desa yang 3 diantaranya merupakan kecamatan pesisir yaitu Kecamatan Teluk Sampit, Kecamatan Pulau Hanaut dan Kecamatan Mentaya Hilir Selatan yang merupakan penghasil utama perikanan laut.
“Sehingga pada musim tertentu hasil tangkapan begitu melimpah dan harga menjadi rendah. Namun jika dilakukan penjualan dengan kemasan yang baik tentu dapat meningkatkan daya saing produk perikanan ini,” ungkapnya.
Dikatakannya, terutama untuk mengatasi hasil perikanan yang melimpah perlu adanya sarana yang diperlukan oleh penampung atau pengumpul agar hasil tangkapan tetap segar.
“Selain itu keluarga nelayan umumnya juga mengolah hasil perikanan dalam bentuk olahan seperti kerupuk, terasi, ikan kering, amplang, ebi, abon ikan dan produk lain sebagainya. Sehingga pengemasan produk merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan hasil dari olahan perikanan,” terangnya.
Tambahnya, demi melakukan peningkatan kualitas produk perikanan tersebut Belum lama ini pihaknya membantu pengolahan dan pemasaran hasil perikanan di Desa Rawa Sari, Kecamatan Pulau Hanaut.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post