SAMPIT – Bupati kabupaten Kotawaringin Timur Halikinnor meminta agar target pendapatan dan kegiatan yang dilaksanakan setiap OPD dilakukan evaluasi. Hal itu disampaikannya lantaran melihat beberapa item yang menurutnya tidak proporsional.
“Ada beberapa item yang estimasinya kurang tepat sehingga perlu dievaluasi agar betul-betul realistis sehingga pendapatan yang sudah ditetapkan betul-betul terealisasi melalui perhitungan dari berbagai aspek dan penilaian,”ujarnya, Selasa 17 Desember 2024.
Menurutnya, jika pendapatan yang terealisasi jauh dari target misal hanya 15 atau 20% sehingga dapat dikatakan ada kekeliruan dari penetapan target pendapatan yang harus dievaluasi termasuk juga untuk menggali potensi-potensi pendapatan lain.
“Seperti halnya beberapa perusahaan yang belum ada HGU-nya atau masih berproses. Meskipun pengurusan HGU itu langsung dari pusat namun berdasarkan kebijakan kita juga mendapatkan bagian dari pajaknya terutama untuk pajak tanah dan bangunan,”tegasnya.
Dirinya juga meminta terkait realisasi penyerapan setiap OPD baik itu melalui kegiatan pembangunan atau kegiatan fisik maupun kegiatan lainnya yang mana seharusnya pada triwulan 3 sudah hampir mencapai 100% sehingga pada triwulan 4 sudah dapat diselesaikan.
“Jika pada akhir tahun baru serapan itu tinggi artinya banyak kegiatan yang sebelumnya tertunda dan baru dilaksanakan di akhir tahun. Hal ini kita harapkan juga menjadi evaluasi apa yang menjadi kendala, karena seharusnya kegiatan direalisasikan sejak triwulan awal,”terangnya.
Karena menurutnya hal itu juga akan mempengaruhi APBD baik itu murni maupun perubahan. Yang mana APBD perubahan dapat dilaksanakan jika terjadi kekurangan anggaran maupun pergeseran anggaran.
“Hal itu dapat diketahui kurang atau digeser jika kegiatan sudah dilaksanakan. Jika belum dilaksanakan maka anggaran bisa saja tidak perlu dilakukan pembahasan untuk perubahan. Maka dari itu sangat diharapkan bahwa anggaran dalam APBD itu benar-benar direalisasikan optimal untuk pencapaian target pendapatan maupun kesejahteraan,” tutupnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post