SAMPIT – Sebanyak 181 dokter yang ada di kabupaten Kotawaringin Timur mengikuti kegiatan musyawarah cabang tahun 2024, 15 Desember 2024. Perwakilan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalimantan Tengah dr Baskoro Nugroho berpesan, dengan adanya undang-undang kesehatan terbaru yaitu UU Nomor 17 Tahun 2023, yang diundangkan pada 8 Agustus 2023 menuntut seluruh bidang kesehatan menyesuaikan atas perubahan baru.
“Semua sistem mengalami perubahan yang cukup mendasar, sehingga mau tidak mau kita harus melakukan adaptasi dengan kondisi tersebut mulai dari sistem penentuan nilai-nilai pemenuhan Satuan Kredit Profesi (SKP) yang merupakan salah satu syarat untuk memperpanjang Surat Izin Praktik (SIP) tenaga medis dan tenaga kesehatan,”ujarnya, Minggu 15 Desember 2024.
Sehingga sangat diharapkan orang serta seluruh cabang pengurus IDI terlibat aktif dalam penyesuaian ini. Termasuk, pada Februari 2025 mendatang akan dilakukan Muktamar IDI di Mataram, diharapkan ketua IDI cabang diharapkan berkoordinasi agar bisa bersama-sama mengikuti kegiatan Muktamar ini.
“Agar hal-hal yang bersifat nasional semoga bisa kita aplikasikan di daerah dan dapat berjalan dengan maksimal,”sebutnya.
Sementara itu Ketua Panitia Muscab IDI Kotim Muhammad Taufiqurrahman menyampaikan, Pengurus IDI Kotim masa bakti 2021-2024 ada sebanyak 26 orang dengan Anggota Aktif IDI Kotim sebanyak 181 dokter.
“Muscab ini diselenggarakan dengan tujuan menilai pertanggungjawaban Pengurus Cabang mengenai pelaksanaan amanat Musyawarah cabang. Serta memilih Ketua Cabang IDI KOTIM untuk periode berikutnya,”sebutnya.
Kemudian, menetapkan program kerja cabang dengan tetap berpedoman kepada kebijakan operasional yang telah ditetapkan dalam Muswil dan hasil-hasil Muktamar. Dan pembahasan issue-issue terkini.
“Tema muscab IDI Kotum tahun 2024 adalah menguatkan komitmen membangun masa depan kesehatan Kotawaringin Timur, dengan harapan dapat mencapai hasil yang diharapkan. Sehingga nantinya dapat memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat di Kotim pada umumnya dan seluruh anggota IDI Cabang Kotim khususnya,”tutupnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post