SAMPIT – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Umar Kaderi menyampaikan saat ini ke pemenuhan dokter di wilayah kabupaten Kotim belum mencapai 50 persen. Sehingga masih banyak kebutuhan dokter yang diperlukan.
“Kalau melihat laporan panitia dalam musyawarah cabang Ikatan Dokter Indonesia Kabupaten Kotim ada 181 dokter aktif. Nah kalau kita sesuai dengan standar bahwa satu dokter terbatas jumlan layanan pasiennya, tentu jumlah keberadaan dokter di Kotim tidak mampu mengakomodir seluruh masyarakat yang ada,” ujarnya, Minggu 15 Desember 2024.
Jumlah penduduk wilayah Kotim disebutkannya ada sekitar kurang lebih 450.000 jiwa, jika dibagi 181 dokter, maka masih 0,4 dokter yang dapat dipenuhi. Artinya Kotim masih banyak kekurangan dokter dari 181 dokter yang ada, karena seharusnya Kotim butuh 450 dokter.
“Ini adalah problema kita, saat ini pun ada beberapa Puskesmas kita yang tidak ada dokternya seperti Puskesmas Tumbang Penyahuan dan Antang Kalang. Sehingga agar pelayanan tetap berjalan kita meminta teman-teman dokter memberikan pelayanan paruh waktu terutama dokter yang berada pada Fasilitas Kesehatan terdekat agar dapat membantu faskes yang mengalami kekosongan dokter,”bebernya.
Meskipun saat ini sudah ada perekrutan melalui CPNS maupun PPPK lanjutnya, namun kebutuhan dokter memang masih sangat kurang. Apalagi minat dari dokter untuk mengabdi di daerah terpencil dan sangat terpencil sangat kecil. “Makanya salah satu upaya kami yaitu memberdayakan teman-teman dokter yang berada pada fasilitas kesehatan terdekat,” tutupnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post