SAMPIT – Logistik pemilihan kepala daerah (Pilkada) khususnya di Kotawaringin Timur (Kotim) mulai di distribusikan. Yakni pada hari pertama pendistribusian dilakukan menuju lokasi terjauh.
“Ada lima kecamatan yang kita distribusikan hari ini yaitu Kecamatan Mentata Hulu, Tualan Hulu, Antang Kalang, Telaga Antang dan Bukit Santuai,” kata Ketua KPU Kotim, Muhammad Rifqi, Sabtu 23 November 2024.
Pendistribusian sengaja dilakukan jauh-jauh hari mengingat sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam peraturan KPU bahwa H-1 pencoblosan, logistik harus sudah berada di TPS. Pendistribusian juga mendapat pengawalan penuh dari pihak Polres serta mendapat support dari pemerintah daerah melalui surat edaran yang disampaikan kepada perusahaan besar swasta.
“Jadi diminta untuk stand by selama proses distribusi logistik, sehingga ketika nanti ada kendala di jalan bisa langsung dilakukan evakuasi. Jadi kami berharap proses ini lancar, karena logistik Pemilu ini penting untuk pengadministrasian pilihan masyarakat,”bebernya.
Lanjutnya, logistik yang disalurlan untuk kepentingan pemungutan suara sampai dengan rekapitulasi di tingkat kecamatan. Yang mana jumlah item sesuai dengan jumlah keperluan pemilihan Gubernur dan pemilihan Bupati di TPS masing-masing.
Sementara itu Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim Sanggul Lumban Gaol menyampaikan, dalam pendistribusian logistik Pemilu untuk tahun 2024 diutamakan adalah kecamatan-kecamatan yang jauh.
“Nanti malam mungkin logistik sudah sampai ke lokasi, tinggal pendistribusian ke desa-desa. Dan juga Bupati dalam hal ini sudah meminta bantuan kepada para perusahaan untuk bisa membantu kelancaran logistik ini,” ucapnya.
Demikian juga kepada Camat dan kepala desa lanjutnya, untuk bisa membantu bersama dengan petugas pengamanan. Termasuk untuk tempat beristirahat petugas pengamanan.
“Penyaluran melalui jalur sungai sudah kita komunikasikan dengan camat agar mereka membawa angkutan sungai berupa perahu untuk distribusikan langsung ke desanya masing-masing. Karena itu sudah tanggung jawab dari kepala desa untuk bisa turut serta menjemput dan mengamankan,” terangnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post