SAMPIT – Proses penyajian makanan untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit menjadi salah satu aspek penting yang terus dipantau dan diperhatikan dengan serius.
Pihak Lapas memastikan setiap makanan yang disajikan telah melalui proses yang higienis dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan, termasuk pemantauan berkala terhadap dapur serta pengolahan bahan makanan.
Rohmad Hidayah, petugas pengelola dan pengolah makanan di Lapas Sampit, menjelaskan bahwa proses pengawasan ini meliputi seluruh tahapan mulai dari penerimaan bahan baku, proses pengolahan, hingga penyajian.
“Kami memastikan setiap makanan yang disajikan kepada warga binaan memenuhi standar kebersihan dan nutrisi yang telah ditetapkan. Kebersihan dapur dan peralatan juga kami prioritaskan, begitu pula dengan kebersihan diri para petugas yang mengolah makanan,” ujarnya. Minggu 27 Oktober 2024.
Menurut Rohmad, pemantauan dan kontrol ini penting dilakukan secara berkala agar makanan yang disajikan tetap layak konsumsi, sehat, dan bervariasi. Selain itu, petugas juga memperhatikan nilai gizi makanan yang diberikan agar memenuhi kebutuhan harian WBP, sehingga mereka dapat menjalani masa pembinaan dengan kondisi fisik yang optimal.
Kegiatan pengawasan ini juga dilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan para WBP. “Dengan pengawasan yang rutin, kami harap kualitas layanan makanan di Lapas Sampit akan semakin meningkat, menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih sehat dan aman,” tutupnya.
(gus/matakalteng)





















Discussion about this post