SAMPIT – Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2024. Berdasarkan hasil IDM, 72 desa di Kotim kini berstatus Desa Mandiri, sementara desa tertinggal dan sangat tertinggal telah berhasil dihilangkan.
“Alhamdulillah, di tahun 2024 ini, semua desa di Kabupaten Kotawaringin Timur sudah berstatus Desa Mandiri. Tidak ada lagi desa tertinggal maupun sangat tertinggal. Ini merupakan pencapaian luar biasa yang menunjukkan keberhasilan pembangunan desa di Kotim,” Kepala DPMD Kotim, Raihansyah, Jumat 4 Oktober 2024.
Ia menjelaskan, sebelumnya Kotim masih memiliki 4 desa tertinggal pada periode 2004-2023. Namun, melalui berbagai upaya dan program pembangunan yang terfokus, semua desa berhasil meningkatkan statusnya menjadi Desa Mandiri.
“Keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergitas yang kuat antara semua lintas sektor dan organisasi perangkat daerah di Kotim. Kami bekerja sama secara terpadu untuk memastikan pembangunan desa berjalan dengan optimal,” tambahnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi kinerja desa, Kementerian Keuangan telah memberikan alokasi kinerja kepada 34 desa dengan total sebesar Rp 120 juta.
“Alokasi kinerja ini diharapkan dapat semakin mendorong percepatan pembangunan desa di Kotim. Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa dan mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh warga,” tegasnya.
Prestasi ini merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kotim dalam membangun desa. Dengan status Desa Mandiri, diharapkan desa di Kotim dapat semakin maju dan berkembang, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.
“Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pembangunan desa. Kami akan terus berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera,” tutup Raihansyah.
(dev/matakalteng)




















Discussion about this post