SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berencana memperbaiki dua lapangan olahraga seak bola di wilayahnya. Hal ini dilakukan untuk mendukung Lapangan Stadion 29 Nopember Sampit menjadi standar nasional.
“Lapangan yang akan kita perbaiki itu ada dua yaitu Raja Bungsu di Mentaya Hilir Utara (MHU) dengan Lapangan Gelora di Kecamatan Cempaga. Bila memungkinkan lapangan di Mentaya Hilir Selatan (MHS) Samuda juga,” kata Bupati Kotim Halikinnor, Selasa 10 September 2024.
Lanjutnya, lapangan tersebut diperbaiki agar nantinya event sepak bola dapat difokuskan di lapangan tersebut. Sementara Lapangan Stadion 29 Nopember Sampit smuanya digunakan untuk liga. Sehingga nantinya akan terus dibenahi agar berstandart nasional.
“Jadi lapangan itu diperbaiki sehingga kalau nanti Lapangan 29 November Sampit sudah standar nasional. Kalau menurut pemain nasional kemarin yang kita undang, lapangan kita itu sudah bisa liga karena dari standart rumputnya sudah asli tapi kita tetap perbaiki ke depan. Dan keliling untuk atletik rencana kita akan perbaiki tapi itu menelan anggaran 10 miliar lebih jadi kita lihat anggaran lagi. Makanya lapangan lainnya akan kita perbaiki juga untuk penyangga,” jelasnya.
Halikinnor menambahkan bahwa perbaikan lapangan tersebut akan dimasukan dalam perencanaan tahun 2025 sehingga akan masuk program pada tahun 2026. “Perbaikan itu kita perencanaan dulu tahun 2025, jadi siapa pun bupatinya kalau sudah tahun 2026 masuk program,” pungkasnya.
(dev/matakalteng)





















Discussion about this post