SAMPIT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur menginformasikan, pada hari ini 31 Agustus 2024 merupakan hari terakhir aktivasi posko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kotim.
“Namun status siaga masih sampai tanggal 3 Oktober 2024, dan jika ada kebakaran di masa itu tetap kami tangani, akan tetapi hanya ditangani internal BPBD saja, tidak ada gabungan lagi dari TNI Polri serta Manggala Agni,”kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kotim, Agus Mulyadi, Sabtu 31 Agustus 2024.
Menurutnya, hampir 10 hari terakhir sudah tidak ada hotspot di Kotim karena hujan terus turun yang cukup intens. Dan berdasarkan informasi BMKG bulan September merupakan masa transisi sampai hari ke 20 atau dasarian II, yakni transisi dari musim kemarau ke musim hujan.
“Dan dasarian III atau 10 hari terakhir bulan September 2024, sudah masuk musim hujan,” tegasnya.
Bahkan kata Agus, curah hujan saat ini sudah di atas 100 cm sampai 200 cm dari daya tampung tabung pengukur curah hujan dan tertinggi terjadi di Kecamatan Antang Kalang dan Telaga Antang di atas 150 cm. Namun sifat hujan masih lokal atau tidak menyeluruh di seluruh kabupaten.
“Bahkan pada hari ini juga terpantau adanya pertumbuhan awan signifikan di seluruh kabupaten Kotim dan tidak ditemukan atau tidak terdeteksi adanya titik panas atau hotspot di seluruh wilayah,” tutupnya.
Sementara sesuai data BPBD sejak awal tahun hingga akhir Agustus 2024 ini, kebakaran terbanyak di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.




















Discussion about this post