SAMPIT – Universitas Muhammadiyah Sampit (UMSA) kembali lulusan 120 mahasiswanya yang terdiri dari Program Diploma dan Program Sarjana Fakultas Ilmu Kesehatan dan Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan. Sebanyak 120 mahasiswa tersebut dinyatakan lulus dalam acara yudisium yang digelar di Aquarius Boutique Hotel pada 31 Agustus 2024.
Yudisium ini merupakan kedua kalinya dilaksanakan setelah secara resmi dilakukan penggabungan antara STKIP Muhammadiyah Sampit dengan AKBID Muhammadiyah Kotim menjadi Universitas Muhammadiyah Sampit (UMSA) sejak tahun 2023 lalu. Sehingga pada tahun 2024 ini, merupakan mahasiswa angkatan ke dua yang lulus dari UMSA.
“120 Mahasiswa yang di Yudisium hari ini terdiri dari lima program studi (prodi) diantaranya prodi Pendidikan Matematika sebanyak 6 mahasiswa, prodi Pendidikan Bahasa Inggris sebanyak 14 mahasiswa, prodi Pendidikan Ekonomi sebanyak 23 mahasiswa, prodi Kebidanan sebanyak 66 mahasiswa dan prodi Pendidikan Bimbingan Konseling (BK) sebanyak 11 mahasiswa,” kata Rektor UMSA, Ramadansyah, Sabtu 31 Agustus 2024.
Lanjutnya, dengan telah mengikuti yudisium, maka 120 mahasiswa tersebut dengan resmi dikukuhkan dan dinyatakan mahasiswa berhak menggunakan gelar Sarjana Pendidikan (Sp.d) dan Ahli Madya Kebidanan atau Amd. Keb beserta segala hak dan kewajibannya. “Adapun lulusan 3 terbaik UMSA dari Prodi D3 Kebidanan atas nama Alisa Hidayah dengan IPK 3.88, Nabila Zahra dengan IPK 3.86 dan Laura Izzati dengan IPK 3.84,”sebutnya.
Kemudian untuk Prodi S1 Bimbingan dan Konseling 3 terbaik atas nama Zaitun Nisa dengan IPK 3.69, Noor Apipah dengan IPK 3.69 dan Nadia Futri Oktaviani dengan IPK 3.51. Sementara dari Prodi S1 Pendidikan Ekonomi 3 terbaik atas nama Melisa Febrianti dengan IPK 3.83, Selvia dengan IPK 3.64 dan Risda Afiatma dengan IPK 3.64.
Selanjutnya dari Prodi S1 Pendidikan Bahasa Inggris 3 terbaik atas nama Sandy Rahadi dengan IPK 3.82, Muhammad Fauzannor dengan IPK 3.78 dan Mardiana Ranoor dengan IPK 3.66. Terakhir dari Prodi S1 Pendidikan Matematika, 3 terbaik diantaranya atas nama Yusuf Guntur Hari Putra dengan IPK 3.56, Matfa Kresna Ma Arifarsyah dengan IPK 3.56 dan Zulkifli dengan IPK 3.51.
“Saya berharap mulai sekarang mahasiswa yang sudah dinyatakan lulus ini menunjukkan adanya perubahan baik itu dari pola pikir maupun tingkah laku setelah menyandang gelar sarjana maupun diploma,” ujarnya. Ramadansyah juga menyampaikan, bagi mahasiswa yang selanjutnya ingin melanjutkan pendidikan S2 bisa menghubungi pihak kampus agar dapat difasilitasi mendapatkan beasiswa ke Universitas yang sudah bekerja sama dengan UMSA.
“Sementara bagi mahasiswa yang ingin langsung melamar bekerja di instansi pemerintahan atau lainnya bisa dapat menghubungi pihak kampus untuk mendapatkan ijazah sementara serta transkrip nilai yang biasanya menjadi syarat umum dalam melamar pekerjaan,” ucapnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post