SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memprogramkan sepada motor untuk operasional bagi damang di Kotim. Itu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap damang dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
“Sekarang baru ada lima unit sepeda motor, dan itu belum saya serahkan. Karena damang kita jumlahnya 17,” kata Bupati Kotim Halikinnor, Sabtu 3 Agustus 2024. Kini Pemkab Kotim masih memprogramkan pengadaan untuk 12 unit sepeda motor lagi.
Kendaraan roda dua itu untuk operasional damang di daerah. Hal ini bentuk perhatian Pemkab Kotim kepada para damang. Pasalnya, tugas dan tanggung jawab para damang dinilai berat. Damang kepala adat sangat berperan dalam pelaksanaan hukum masyarakat adat. Mereka berperan sebagai ujung tombak dalam hukum adat Dayak tersebut.
Sehingga perlu difasilitasi untuk mendukung tugas dan fungsinya dalam hal melayani masyarakat yang ada di wilayah pedalaman. “Mereka harus melayani masyarakat di desa-desa ditambah lagi infrastruktur jalan di pedalaman cukup sulit apalagi saat hujan. Makanya kami akan membantu untuk operasional itu sepeda motor yang besar menyesuaikan dengan medannya,” terangnya.
Dirinya berharap dengan adanya bantuan operasional sepeda motor tersebut tugas dan tanggung jawab damang bisa lebih baik lagi. “Itu sisa unitnya sudah diprogramkan pengadaannya semoga bisa lebih cepat terealisasi. Saya harap mereka nantinya bisa menggunakan dengan baik,” harapnya.
(dev/matakalteng)





















Discussion about this post