SAMPIT – Pelajar hingga pengusaha di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memberikan dukungan atas kegiatan yang bertujuan mengangkat tradisi dan budaya di daerah ini, salah satunya melalui festival kue tradisional yang digagas oleh pemerhati budaya di Kota Sampit, Kotim.
Salah satu pengusaha yang mendukung kegiatan ini yaitu Atung selaku pemilik PT. Sukajadi Sawit Mekar. Bahkan ia ikut terlibat dalam kegiatan ini dengan memboyong keluarga besar serta jajaran Komite Gender PT. SSM dan Komgen PT Maju Aneka Sawit untuk turut serta memamerkan ragam kuliner.
“Kami akan siap mendukung kegiatan semacam ini. Dalam rangka melakukan pemberdayaan budaya khususnya untuk kue tradisional ini biasanya kita di perusahaan ada membagikan kue tradisional untuk para karyawan di kantor saat pagi hari, kemudian kita juga ada pemberdayaan masyarakat sekitar perusahaan,”ujar Atung, Jumat, 2 Agustus 2024.
Menururnya, rasa kue tradisional selain enak juga beragam dan unik-unik, bahkan banyak sekali makanan yang memang hanya saat masa kecil dulu pernah ia makan, dan akhirnya bisa mencicipi lagi dalam festival ini.
“Rasanya senang karena bisa mengenang masa kecil,”ucapnya.
Sementara itu Regia yang merupakan siswi dari SMAN 2 Sampit mengatakan, ia baru pertama kalinya berkunjung ke Anjungan Sampit dan menyaksikan adanya festival kue tradisional.
“Jadi saat dapat undangan untuk berkunjung ke Anjungan Sampit yang merupakan salah satu Ikon bersejarah di Kotim, ditambah lagi ada festival kue tradisional, saya langsung semangat untuk hadir dan sangat menantikan karena ada hal baru yang belum saya temukan sebelumnya serta belum pernah dikunjungi,”ujarnya.
Setelah berkunjung lanjut Regia, ternyata ia mendapati ada banyak sekali kue tradisional yang dimiliki daerah ini, bahkan ia melihat kreativitas para peserta festival yang membuatnya sangat luar biasa, terutama ada yang membuat tumpeng dari kue tradisional dari berbagai daerah.
“Dan setelah saya perhatikan, ada banyak kue yang belum pernah saya lihat dan makan sebelumnya, jadi festival ini sangat bermanfaat bagi saya dan kedepannya mungkin saya bisa berburu kue tradisional di pasar. Dari beberapa kue yang sudah saya cicipi hari ini dalam festival, ternyata semua rasanya enak dan memang ada beberapa yang baru pertama kali saya makan,”tutupnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post